Tepat hari ini, 2 Mei 2017,  adalah hari Pendidikan Nasional.  Seluruh intansi pendidikan di Indonesia merayakan hari pendidikan nasional ini.  Semoga pendidikan di negeri semakin maju dan mengangkat derajat pemikiran seluruh rakyatnya.  Namun di tengah bercokolnya sistem #Kapitalisme sekulerisme dengan paham ekonomi #neoliberalisme dan #neoimperialisme di negeri ini telah merenggut hasil pendidikan yang telah ditanamkan dengan baik oleh para orang tua, guru/dosen.

Tantangan pendidikan semakin berat ketika hidup dan berkembang dalam sistem demokrasi sekulerisme dalam sistem Kapitalisme.  Hal ini terlihat dari output pendidikan yang jauh dari menghasilkan insan manusia yang bertakwa sebagaimana termaktub dalam UU Sisdiknas. sebagai contoh: pergaulan bebas merebak dari desa hingga ke kota, dekadensi moral anak bangsa, korupsi merajalela, narkoba dan miras merebak dari SD hingga perguruan tinggi.  Kenapa hal ini terjadi? Karena kurikulum kita telah memisahkan kehidupan agama dengan dunia.  Tidak hanya dalam bidang pendidikan, ekonomi, politik, dll.

Semoga kita dapat terus berbenah dan memperbaiki diri menuju ke arah yang lebih baik sebagaimana yang telah Allah dan Rasulullah tunjukkan kepada kita dalam mendidik anak-anak kita, mengelola SDA kita, dll.

Wahai anak-anaku jadilah anak yang sholih/ah.  Senang bisa bermain bersama denganmu.  Mengaduk #cocopeat dan #hydroton .  Cacing #Worm, kau pun tambahkan… Mahluk Allah yg luar biasa tuk kehidupan tanah bagi tanaman.
Hingga Dzat yang Maha Hidup, tumbuhkan tanaman ini…anakku sayang

Listen To the Plants

Kita hanya berusaha menyemai, menabur benih-benih kebaikan dan semoga bermanfaat tuk diri dan sekitarnya.
Tetapi jangan engkau rusak dan bakar hasil panenmu sendiri…
Karena itulah kesia-siaan.

Jangan lakukan itu… Oh hidupku!
Listen to the plant.
Taburkan benih agama, kebenaran, dan keadilan
Tetapi jangan kau taburkan angin saat panen nama baik.

Oleh karena itu…. wahai anakku sayang.
Ketuklah pintu pengampunan sebelum tiba hukuman untukmu
Karena penyesalan saat engkau menghembuskan nafas terakhir adalah sia-sia.
Dan aku pun tak akan mampu menjagamu dan bahkan diri ini

Maka pupuklah… siramilah… dan rawatlah serta berbagi hasil panen yg telah didapat kelak.
Karena ilmu sehebat apapun takkan berguna jika tdk diamalkan
Sebanyak apapun buku yg kau baca…takkan berguna tanpa amalan
Jadi… berbagi kebaikan dengan yg lain

Begitupun agama Islam ini.
Takkan terwujud #IslamRahmatanLilAlamin
Kecuali ada yg menegakkan dan menjalankannya.
Tak akan tegak seluruh aturan Allah dalam kalam-Nya, melainkan terwujudnya institusi penegaknya.

Belajarlah dari kehidupan tanaman.
Yang akan tumbuh sehat dan menghasilkan
Karena hidup dalam media tanam yang baik dan seorang perawat yg amanah.

Begitu juga kehidupan ini.
Akan sejahtera…..makmur….dan berkah
Dalam sebuah sistem yang baik dan pemimpin yg amanah.
Serta umat yang bertakwa yg senantiasa mengoreksi dan menasihati sang penguasa

Sistem baik dan berkah itu…. #ISLAM
BUKAN #KAPITALISME #SEKULERISME Serta turunan anak haramnya.

[instagram: @agritusi]