Howdy, Apakabar?

Sahabatku, Assalamualaikum (Arab), Shalom aleichem (Ibrani), Salam Sejahtera (Ind), Om Swastyastu (Sansekerta), Tabik Puun, Horas, Kulo Nuwun, Punten …

“Segala sesuatu bisa ditambah, kecuali waktu. Jadi, bijaklah seseorang yang tidak buang waktu” (Darwin Pangaribuan, 2015)

Welcome to Darwin’s Blog. Selamat datang ke blog saya. Blog saya dibangun sebagai sarana komunikasi sehingga Anda dapat mengenal aktivitas saya. BLog adalah sarana aktualisasi diri karena sejatinya kita ini adalah surat yang terbuka, artinya identitas kita bisa diketahui jelas.

Kritik, saran dan komentar diemail ke bungdarwin@facebook.com.
Adios, Permios, Terimakasih.

Posted in D. Aneka Informasi | Comments Off on Howdy, Apakabar?

PERTANIAN 4.0

Pertanian 4.0

Oleh:
Arif Satria
Rektor IPB
arifsatria@ipb.ac.id

Setelah Revolusi industri 4.0 mengemuka, maka orang pun berpikir tentang bagaimana pertanian 4.0. Ini bukan latah dan eforia 4.0, tetapi sudah merupakan tuntutan obyektif. Analoginya, orang kini menggunakan telpon pintar dan memanfaatkan platform untuk berbagai kepentingan seperti bisnis, kesehatan, pendidikan, dan hiburan. Penggunaan what’s app, we chat, facebook, instagram dan Twitter tak bisa dibendung oleh perusahaan provider telpon seluler. Dulu orang telpon dan kirim sms harus bayar. Kini semuanya gratis. Kata Rhenald Kasali, ada perubahan dari premium ke “freemium”. Semua ini terjadi karena teknologi 4.0 telah mendisrupsi teknologi lama. Teknologi 4.0 yang saat ini populer adalah penerapan teknologi artificial intelligence, robot, drone, internet of things dan big data analitik dan kini sudah menjadi keniscayaan. Bagaimana dengan pertanian, apakah teknologi 4.0 akan mendisrupsi pertanian konvensional?

Saat ini proporsi digital native akan melebihi digital migrants. Digital native berasal dari Generasi Z atau generasi milineal yang memang sangat melek dengan dunia digital. Sementara itu digital migrants didominasi generasi X yang butuh waktu utk beradaptasi dengan dunia digital. Paling tidak untuk Indonesia tahun 2030 akan menjadi momentum penting karena saat itulah bonus demografi akan terjadi. Pada tahun- tahun itulah digital native atau generasi milineal akan menjadi variable penting baik sebagai konsumen maupun produsen. Sebagai konsumen tentu mereka menghendaki produk barang dan jasa yang unggul dan harga terjangkau. Wajar bila mereka senang dengan belanja online karena hemat waktu, leluasa memilih produk, dan mudah menemukan harga terendah hingga tertinggi.

Sebagai produsen mereka pun yang sudah akrab dengan dunia digital ingin proses yang efisien, presisi, dan unggul. Menghadapi karakteristik generasi milineal tersebut baik sebagai produsen dan konsumen maka pertanian pun harus menyesuaikan. Karena itu pertanian 4.0 akan menjadi keniscayaan.

Apa itu pertanian 4.0? Pertanian 4.0 adalah pertanian dengan ciri pemanfaatan teknologi artificial intelligence, robot, internet of things, drone, blockchain dan big data analitik untuk menghasilkan produk unggul, presisi, efisien dan berkelanjutan. Ruang lingkup pertanian 4.0 adalah sebagai berikut.

Pertama, on farm akan dicirikan dengan pertanian presisi (precision farming) dimulai dengan menghasilkan benih unggul berbasis bioinformatics, Pengendalian hama terpadu secara cerdas dengan artificial intelligence, pemupukan presisi, penggunaan smart tractor, penyemaian benih dengan robot. Plant factory kini juga makin populer. Saat ini mahasiswa IPB sudah menemukan identifikasi penyakit tanaman dengan smart phone.

Kedua, off farm dicirikan tidak saja dengan agroindustri cerdas tetapi juga sistem logistic pertanian digital. Teknologi blockchain kini mulai diaplikasikan utk menjamin transparansi dan traceability aliran produk pertanian sehingga para pelaku hulu-hilir bisa saling mengontrol. Saat ini pelaku hulu dalam posisi lemah krn informasi yang asimetris. Ke depan informasi akan simetris dan pelaku hulu-hilir akan lebih setara.

Ketiga, pemasaran digital dan konsumen cerdas yang melek digital akan mewarnai konsumen masa depan. Pola pemasaran ke depan tidak lagi konvensional seperti sekarang tetapi akan berbasis platform. Konsumen produk pertanian akan menggunakan platform melalui smart phone dalam membeli produk baik utk memilih produk atau menelusuri asal usul produk. Untuk memilih produk Dosen IPB Prof Aris Purwanto sudah menemukan cara identifikasi kematangan buah mangga dengan smartphone. Jadi kalau belanja buah kita bisa tahu buah ini matang atau tidak dengan cara yang mudah.

Pertanyaannya, apakah pertanian 4.0 itu realistis untuk kondisi petani kita yang masih tradisional?

Pertama, teknologi 4.0 itu keniscayaan yang sulit dibendung. Suka tidak suka dan mau tidak mau kita harus menerima kenyataan kecenderungan ini. Karena itu yang harus kita lakukan adalah penyiapan dan percepatan adaptasi. Disinilah diperlukan pelaku-pelaku baru milineal berciri technopreneur yang mampu menghasilkan produk-produk inovatif. Juga aktor sociopreneur yang berperan mengkonsolidasi para petani tradisional serta memfasilitasi aplikasi teknologi baru tersebut dalam kerangka percepatan transformasi. Tidak perlu setiap rumah tangga petani punya drone untuk memantau pertumbuhan tanaman, pemupukan maupun luasan panen. Disinilah peran pemerintah daerah, Lsm dan perguruan tinggi penting untuk memfasilitasi pemanfaatan drone dan berbagai teknologi 4.0 lainnya untuk kepentingan tersebut. Karena itu perguruan tinggi harus mampu mencetak sebanyak-banyaknya technopreneur dan sociopreneur dalam kerangka transformasi tersebut. Karena itulah IPB punya visi baru menjadi techno-socio enterpreneurial university. Tidak lain karena IPB ingin mencetak lulusannya sebagai technopreneur dan sociopreneur untuk mempercepat proses transformasi ini.

Kedua, petani di Indonesia rata-rata berumur 45 tahun ke atas. Kurun waktu 10-15 tahun ke depan diduga akan ada krisis regenerasi petani karena anak-anak mereka yang punya pendidikan lebih baik dari orang tuanya tidak memilih menjadi buruh tani. Mereka akan memilih menjadi petani pemilik. Di saat mereka menjadi petani pemilik siapa yang akan menjadi buruh tani nya? Bila buruh tani akan makin langka di desa, sementara teknologi pengganti buruh tani juga tidak siap, maka pemilik lahan tidak bisa berbuat apa-apa. Disinilah krisis pertanian akan terjadi. Karena itulah kita harus siapkan SDM dan teknologi unggul dari sekarang di saat negara negara lain juga sedang meraba-raba apa itu pertanian 4.0. Negara majupun juga masih meraba dan mempersiapkannya. Dengan pertanian 4.0, kini kita memiliki start yang relatif sama dengan mereka. Karena itu, kalau kita tidak mulai lari cepat dari sekarang untuk mewujudkannya kita akan kembali tertinggal sebagaimana pertanian konvensional selama ini. Sebaliknya kalau kita cepat, lincah, dan kreatif merespons perubahan ini, niscaya pertanian kita berjaya dan makin diperhitungkan di pasar global.

Sebagai upaya penyiapan hal tersebut, IPB telah hadir dengan konsep AgroMaritim 4.0 yang diikuti dengan road map riset agromaritim 4.0 sebagai acuan riset-riset IPB ke depan. Ini penting agar riset-riset IPB mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Kalau kata Nabi, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada orang lain. Maka, sebaik-baik perguruan tinggi adalah yang memberi manfaat untuk kemajuan bangsa ini.

Jakarta, 22 January 2019

Sumber Copas dari Group WA, sudah dimuat di Koran Media Indonesia

Posted in Pendidikan Tinggi Umum | Comments Off on PERTANIAN 4.0

Bahan Kuliah TPO Dosen Pa Darwin 2018

Bahan ujian disini

(1) JURNAL SOSEK Pengembangan PO di Indonesia 8 pp

(EXIT) Melati Bull Agron 2005. Pukan pupuk hijau kedelai muda budidaya organik

(EXIT) padi organik

(EXIT) PEDOMAN PERTANIAN ORGANIK 30 pp(EXIT) Sylvia J FITOMEDIKA 2011 Review Hama dalam pert organik

Satu lagi donlot sendiri yaitu pertanian organik dari BPTP

Posted in Pertanian Organik | Comments Off on Bahan Kuliah TPO Dosen Pa Darwin 2018

PANDUAN PRAKTIKUM PASCA PANEN 2018 DOSEN PJ DARWIN

Panduan praktikum pasca panen 2018 harap di donlot disini

PENUNTUN PRAKTIKUM PASCA PANEN 2018

Posted in Teknologi Pascapanen | Comments Off on PANDUAN PRAKTIKUM PASCA PANEN 2018 DOSEN PJ DARWIN

PANDUAN PRAKTIKUM TPO 2018

Panduan praktikum TPO di donlot disini

Panduan prakt Maret Juni 2018

Posted in Pertanian Organik | Comments Off on PANDUAN PRAKTIKUM TPO 2018

(4) Daftar Mahasiswa Bimbingan Skripsi dan PU periode 2015 – 2020

(4) Daftar Mahasiswa Bimbingan Skripsi dan PU periode 2015 – 2020

1. (2014) Shinta Anisya NPM 1114121178. Teknik Pemeliharaan Tanaman Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) di Kebun Percobaan BPTP Lampung Desa Negara Ratu Kecamatan Natar Lampung Selatan. Pembimbing 1 PU.
2. (2015) Wita Monica. NPM 1114121199. Pengaruh Kompos Tandan Kosong kelapa Sawit yang Diperkaya dan pemupukan KCl terhadap Pertumbuhan. Serapan hara dan produksi Tanaman Jagung Manis. Pembimbing 1 Skripsi.
3. (2015) Tri Budi Santoso NPM 1213121215. Efektivitas Aplikasi Forcing Pada Tanaman Nanas (Ananas Comosus [L.]Merr.) di PT. Great Giant Pineapple Terbanggi Besar Lampung Tengah. Pembimbing 1 PU.
4. (2015) Mentari Pratiwi NPM 1214121126. Produksi Benih kentang (Solanum tuberosum L.) Generasi Nol (G0) Varietas Granola Melalui Stek Tunas Sekunder di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Lembang. Pembimbing 1 PU.
5. (2015) Rani Oktavia NPM 1214121175. Teknik Produksi Benih Wortel (Daucus Carrota) Varietas Lokal Cisarua di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) Lembang, Jawa Barat. Pembimbing 1 PU.
6. (2015) Maria Apriani L Simbolon NPM 1114121127. Respons Pertumbuhan Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc.) Terhadap Penambahan Berbagai Jenis Bahan Organik. Penguji.
7. (2015) Shinta Fitrihanny Sengadji NPM 1114121179. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk Urea pada Analisis Tumbuh dan Produksi Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt.) Pembimbing 2 Skripsi.
8. (2016) Shinta Fitrihanny Sengadji. NPM 1114121179. Pengaruh Pemberian Pupuk organik Tandan Kosong Kelapa Sawit dan pupuk Urea pada Analisis Tumbuh dan produksi Jagung Manis. Pembimbing 2 Skripsi
9. (2016) Redman Kesema Marajo N. NPM 1114121160. Pengaruh Pemberian Daun Lamtoro dan Pupuk Nirtogen Terhadap Pertumbuhan Dan Produks Tanaman Jagung Manis (Zea Mays L. Saccharata Sturt). Pembimbing 1 Skripsi.
10. (2016) Hairani Fitri. NPM 1214121086. Pengaruh Kombinasi Pupuk Hayati (Biofertilizer) dan N, P, K Terhadap Biomassa, Produksi dan Kualitas Pasca Panen Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Kultivar Talenta. Pembimbing 2 Skripsi.
11. (2016) I Gede Made Rinata. NPM 1214121092. Pengaruh Dosis Aplikasi Pupuk Trichocompos Terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Kualitas Tanah Pada Tanaman Jagung Manis (Zea Mays var. saccharata Sturt). Kultivar Talenta. Pembimbing 1 Skripsi.
12. (2016) Priyanto NPM 1114121154. Respons Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt L.) Terhadap Pemberian Ekstrak Daun Lamtoro, Batang Pisang dan Sabut Kelapa. Pembimbing 1 Skripsi.
13. (2016) Rizkia Meutia Putri NPM 1314121156. Teknik Budidaya Tamanan Stroberi (Fragaria chiloensis L.) PT Kusuma Satria Dinasasri Wisatajaya (Kusuma Agrowisata) di Kota Batu Jawa Timur. Pembimbing 1 PU.
14. (2016) Karisma Prihartini NPM 1214121103. Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Tunggal Anorganik dan Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Serta Populasi Mikroba Tanah. Pembimbing 1 Skripsi.
15. (2016) Risqi Kurnia Suci NPM 1214121190. Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk KNO3 Terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Serahap Kalium Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Pembimbing 1 Skripsi.
16. (2016) Lucky Purwa Saputra NPM 1214121113. Aplikasi Pupuk Cair Organik dan Pupuk Anorganik Rekomendasi Serta Kombinasinya Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays var. Saccharata Sturt.) Kultivar Talenta. Pembimbing 1 Skripsi.
17. (2016) Anggun Anggraini NPM 1214121025. Respon Pertumbuhan, Serapan Hara, dan Hasil Produksi Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt.) Kultivar Valentino Terhadap Pemberian Biofertilizer dan Trichocompos. Pembimbing 1 Skripsi.
18. (2017) Sheilla Ramadhany Elzhivago. NPM 1314121168. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Serta Kesehatan Tanah Tanaman Jagung Manis (Zea mays L.). Pembimbing 1 Skripsi.
19. (2017) Nurul Putri Ayu. NPM 1214121161. Pengaruh Residu Trichomkompos Terhadap Pertumbuhan, Produksi, dan Kualitas Pascapanen Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Kultivar Talenta. Pembimbing 1 Skripsi.
20. (2017) Muhammad Chandra Kurniawan. NPM 1114121124. Pengaruh Pupuk Cair Urine Sapi yang Ditambahkan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L.). Pembimbing 1 Skripsi.
21. (2017) Sarah Bahriana NPM 1314121165. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk KCL Terhadap Produksi dan Respirasi Tanah Pertanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Pembimbing 2 Skripsi.
22. (2017) Ade Yulistiani NPM 1314121004. Pengaruh Aplikasi Pupuk Organik dan Dosis Pupuk Urea Terhadp Pertumbuhan, Produksi, Serta Pigmen Daun Pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Pembimbing 2 Skripsi.
23. (2017) Yessa Liliana NPM 1314121192. Pengaruh Aplikasi Kombinasi Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Pembimbing 1 Skripsi.
24. (2017) Irmawati NPM 1414121113. Teknik Budidaya Jagung (Zea mays L.) dengan Penambahan Mulsa Biomas Jagung Pada Lahan Olah Tanah Konservasi di Balai Penelitian Tanah Kebun Percobaan Taman Bogo Lampung Timur. Pembimbing 1 PU.
25. (2017) Aditya Kuncahyo NPM 1414121006. Proses Pengolahan Pascapanen Benih Padi (Oriza sativa L.) di PT. Sang Hyang Seri (Persero) Kantor Regional V Cabang Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Pembimbing 1 PU.

Posted in Mahasiswa Bimbingan | Comments Off on (4) Daftar Mahasiswa Bimbingan Skripsi dan PU periode 2015 – 2020

III Bahan dan Metode

3.1 Tempat dan Waktu

Penelitian ini dilaksanakan di kebun Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Secara geografis lahan terletak pada koordinat antara 105 dst

Posted in B. Penelitian, Kota Sepang Farming | Comments Off on III Bahan dan Metode

Cara mengukur Kemanisan Brix jagung manis

Cara mengukur kemanisan Brix jagung manis, diuraikan di bawah ini

LANGKAH2 UKUR Brix jagung manis

Sedangkan sumber aslinya dari Fact Sheet OHIO University disini

ohioline.osu.edu/hyg-fact/1000/pdf/1653.pdf

Posted in Metode dan Teknik Penelitian | Tagged | Comments Off on Cara mengukur Kemanisan Brix jagung manis

Nasib Pertanian dan Petani

Betulkah nasib pertanian dan petani semakin gelap? Simak artikel kompas berikut ini

nasib pertanian dan petani

Posted in Artikel Agronomi | Comments Off on Nasib Pertanian dan Petani

Peliknya Krisis Pangan

Artikel Kompas berikut akan memberikan kita wawasan akan peliknya krisis pangan

krisis pangan

Posted in Artikel Agronomi | Comments Off on Peliknya Krisis Pangan

Aktif di kegiatan Alumni Australia

Sebagai alumni Australia, setelah aktif dalam kegiatan alumni meeting berupa annual meeting dan seminar seminar mendapat penghargaan Bronze and Silver Certificate

Posted in Representatif Alumni Australia (ARG) | Comments Off on Aktif di kegiatan Alumni Australia