Review Artikel “Aplikasi Pupuk Organik dan Residunya untuk Produksi Kedelai Panen Muda”

Review Singkat

Judul Penelitian:
Aplikasi Pupuk Organik dan Residunya untuk Produksi Kedelai Panen Muda
Maya Melati, Ai Asiah, Devi Rianawati

Sumber: http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalagronomi/article/view/1378

1. Pendahuluan:

Kedelai muda atau kedelai sayur dapat dibudidayakan secara organik
Limbah pertanian seperti kompos dan abu sekam (yg kaya akan unsur K) dapat digunakan sebagai bahan organik

2 Metode percobaan;

 Penelitian pada panen kedelai panen muda (vegetable soybean), dipanen pada tahap pertumbuhan R6 (polong belum berisi penuh, kadar air masih tinggi). Tidak dijelaskan umur berapa HST

 Penelitian dilakukan 2 sub-percobaan. Percobaan ke 2 untuk melihat pengaruh residu pupuk organik. Tidak dijelaskan dalam metode apakah selama percobaan diberikan pupuk dasar atau tidak?

 Dilakukan analisis tanah akhir percobaan 1 dan awal percobaan 2. Namun analisis tanah yang diukur hanya beberapa petak penting tidak semua petak.

 Ini penelitian organik, oleh karena itu penanaman satubaris Tagetes sp, di dalam setiap petak percobaan dan serai d isekeliling seluruh petak percobaan

3. Hasil penelitian:

 Pengaruh pupuk kandang cepat berdampak pada percobaan 1, pengaruh pupuk hijau belum berdampak pada percobaan 1 baru berdampak pada percobaan 2.

 Pupuk organic dari abu sekam padi mengandung K dan sebaiknya diberikan tidak tunggal tetapi bersamaan dengan pupuk organik lainnya.

4, Kesimpulan

Pupuk organik, kombinasi dan residunya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hara tanah untuk produksi kedelai. Abu sekam padi dapat menurunkan intensitas serangan hama, tetapi sebaiknya tidak diberikan secara tunggal melainkan dikombinasikan dengan pupuk organik yang lain.

About Dr Darwin Pangaribuan

Dosen S1 dan S2 PS Agroteknologi Fak Pertanian, Auditor Penjaminan Mutu Unila
This entry was posted in Review Artikel. Bookmark the permalink.