Doa untuk kedua orang tua-ku

RIDHO ALLAH adalah TERGANTUNG PADA RIDHO ORANG TUA,  tersurat pada hadis berikut;

َوَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ عُمَرَ -رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا-, عَنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( رِضَا اَللَّهِ فِي رِضَا اَلْوَالِدَيْنِ, وَسَخَطُ اَللَّهِ فِي سَخَطِ اَلْوَالِدَيْنِ ) أَخْرَجَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ

“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”

Sehingga didalam Al-quran,  diperintahkan atas kita untuk berbakti kepada orang tua,

Al-Isra’ ayat 23-24, ALLAH berfirman: “Dan Robb-mu telah memerintahkan kepada manusia, janganlah ia beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut di sisimu, maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak kedua-nya. Dan katakanlah kepada keduanya perkataan yang mulia dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasing sayang. Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu kecil’

Pagi ini disela kesibukan bekerja, seperti biasanya ditelp mama tersayang menanyakan bagaimana kabar kami sekeluarga ,  bagaimana kabar cucung ombay, siapa yang jaga Ahmad,  serta mengabari ada sepupu yg kurang beruntung pada tes SNMPTN tahun ini,  dengan gaya bahasa yang santai komunikasi singkat kami-pun terjadi,  sembari bercanda mama pun mengenang kembali pada saat saya pertama kali mengikuti SNMPTN tahun 2001 kala itu, dengan segala lika likunya hingga lulus UMPTN di Universitas Lampung.  sayapun  mendengarkan dan sempat tersenyum sendiri mengingat kisah full supporting dari kedua mama dan papa.

Selepas berkomunikasi sejenak saya termenung, terbayang bagaimana masa kecil saya disayang, dididik, dibina oleh kedua orang tua, dengan penuh kesabaran telaten dan disiplin, kami anak-anaknya ditempa agar menjadi sosok manusia tahan banting berkorelasi juga dengan nama-ku Gigih Forda Nama, dengan harapan doa bahwa anaknya nya  akan gigih/pantangmenyerah sesuai dengan namanya.

Tidak terasa mama dan papa sudah memiliki 2 orang cucung (akan tiga, calon cucu dari kakak di bengkulu), artinya itu menunjukkan bahwa anak-anaknya telah dewasa dan  telah memberikan ahli waris berupa cucu yang insya alloh menjadi generasi penerus sholah/sholeha (Amiin allohumma Amiin), saya pun mencoba evaluasi selama status menjadi anak selam sudah 27 tahun ini, apa sihhh yg sudah saya berikan kepada orang tua….   setelah berfikir cukup lama tergambar bahwa alangkah kecilnya bakti saya kepada orang tua jika dibandingkan dengan kasih sayang yg mereka berikan selama ini.

Tanpa disadari, setetes air jatuh dari kedua belah mataku, membayangkan kilas balik atas segala dosa yang ku perbuat kepada mama dan papa, alangkah banyaknya dosa dosa  yang ku perbuat,  namun dengan tetap istiqomahnya kedua orang tua-ku tetap rela membimbing dan mendoakan atas kesuksesan semua anak-anaknya . Subhanallooh, betapa besar jasa -mu atas anak-anakmu.

Tidak banyak yang bisa ku perbuat atas segala jasa mama dan papa,  hanya doa yg kumunajatkan disetiap akhir sholat lima waktu

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro
“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Allohlah yang akan membalas segala budi baik mama dan papa,  semoga di hari akhir kelak, kita semua  berkumpul dalam kelompok-nya  umat Muhammad dan diredhoi alloh untuk masuk kedalam jannah-Nya. Amiin ya robbal alamin.

Comments are closed.