Tentang HIDRILA

Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan Unila (HIDRILA) merupakan lembaga kemahasiswaan di tingkat Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang merupakan kelengkapan nonstruktural yang berkoordinasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM FP) Universitas Lampung.

Hidrila didirikan di Bandar Lampung pada tanggal 26 Juni 2008.
Hidrila berkedudukan di Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Hidrila bersifat independent dan tidak bernaung di bawah suatu organisasi kemasyarakatan, sosial, dan politik.
Tujuan Hidrila :
1.     Terbinanya insan akademis yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian baik dan memiliki budi pekerti luhur, terampil, sehat jasmani dan rohani, mandiri, serta memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri sendiri dan masyarakat.
2.    Menciptakan kehidupan kampus yang dinamis, kritis, demokratis, dan dialogis.
3.    Menciptakan kerjasama antar civitas akademik berdasarkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan.
4.    Menciptakan insan akademik yang kreatif, loyal, dan berintegritas tinggi terhadap organisasi.
Kegiatan Hidrila :
1.     Mengembangkan potensi kreatif dan inovatif melalui kegiatan dalam bidang Pengkaderan, Penelitian dan Pengembangan, Minat dan Bakat, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerohanian serta Kewirausahaan.
2.    Berperan aktif dalam Tri Darma Perguruan Tinggi (Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat).
Keanggotaan Hidrila terdiri atas :
1.      Anggota Biasa
2.     Anggota Luar Biasa
3.     Anggota Kehormatan
Instansi pengambilan keputusan Hidrila terdiri dari :
1.      MUBES (Musyawarah Besar) Hidrila
2.      Musyawarah Umum Istimewa
3.      Rapat Presidium
4.      Rapat Pengurus
5.      Rapat Bidang
Kekuasaan tertinggi Hidrila dipegang oleh musyawarah besar (Mubes) Hidrila.
Ø  Badan pengawas Hidrila dipegang oleh demisioner pengurus sebelumnya yang dipilih melalui Mubes Hidrila.
Ø  Badan pengawas terdiri dari seorang ketua dan dua orang anggota yang pernah menjadi pengurus Hidrila.
Pemilihan dan masa jabatan badan pengawas :
1.     Ketua dan anggota badan pengawas dipilih melalui Mubes Hidrila setelah pemilihan formateur dan mide formateur.
2.    Badan pengawas Hidrila dipilih oleh peserta Mubes Hidrila.
3.    Masa jabatan Badan pengawas berakhir setelah pembacaan LPJ Badan Pengawas pada Mubes Hidrila.
Hak dan kewajiban Badan pengawas :
1.     Badan pengawas berkewajiban menjaga nama baik Hidrila.
2.    Badan pengawas berhak mengetahui kegiatan yang diadakan oleh pengurus Hidrila.
3.    Jika dipandang perlu, Badan pengawas berhak memberikan teguran secara lisan maupun tulisan kepada pengurus Hidrila ketika kebijakannya tidak berpedoman pada petunjuk pelaksana, petunjuk teknis, GBHPKK, dan Rekomendasi Hidrila.
4.    Badan pengawas berhak  mengadakan Musyawarah Umum Istimewa apabila pengurus Hidrila telah menerima teguran secara tulisan dari Badan pengawas sebanyak 3 kali.
STRUKTUR KEPENGURUSAN
Kepengurusan Hidrila terdiri atas :
1.     Ketua Umum
2.    Wakil Ketua Umum
3.    Sekretaris Umum
4.    Bendahara Umum
5.    Ketua Bidang Pengkaderan
6.    Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan
7.    Ketua Bidang Minat dan Bakat
8.    Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
9.    Ketua Bidang Kerohanian
10. Ketua Bidang Kewirausahaan
11.  Sekretaris-sekretaris Bidang
12. Anggota-anggota Bidang
Pemilihan dan Masa Jabatan Pengurus:
1.     Pasangan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum dipilih melalui Mubes Hidrila.
2.    Pengurus Hidrila yang telah menjadi 2 periode kepengurusan tidak dapat dipilih kembali untuk kepengurusan berkutnya.
3.    Wakil Ketua Umum dapat diangkat menjadi pejabat sementara apabila Ketua Umum meninggalkan wilayah Bandar Lampung selama lebih dari 1 bulan dengan alasan yang jelas dan disepakati oleh pengurus.
4.    Pemilihan pengurus Hidrila ditentukan setelaha menjalani seleksi oleh formateur dan mid formateur.
5.    Reshuffle Ketua Umum dilakukan apabila Ketua Umum:
a.    Tidak aktif tanpa keterangan selama 2 bulan berturut-turut.
b.    Merusak nama baik Hidrila
c.    Mendapat tiga kali teguran secara tertulis dari Badan pengawas.
6.     Apabila Ketua Umum direshuffle, maka Wakil Ketua Umum dapat diangkat menjadi Ketua Umum.
7.    Tata tertib pemilihan dan pengukuhan pengurus Hidrila diatur dalam petunjuk teknis Hidrila.
8.    Pengurus Hidrila disahkan dan dilantik oleh Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FP) Universitas Lampung atau yang mewakilinya dan bertanggung jawab kepada Musyawarah besar.
9.    Reshuffle pengurus dilakukan oleh Ketua Umum apabila pengurus:
a.    Tidak aktif tanpa keterangan selama 2 bulan berturut-turut.
b.    Merusak nama baik Hidrila.
c.    Mendapat tiga kali teguran secara tertulis dari Badan pengawas.
HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS
1.     Pengurus Hidrila berkewajiban menjaga nama baik alamamater Unila.
2.    Jika dipandang perlu, pengurus Hidrila berhak membuat peraturan dan kebijakan sendiri sepanjang kebijakan itu berpedoman kepada Petunjuk pelaksana, Petunjuk teknis, GBHPKK, dan Rekomendasi Hidrila.
3.    Pengurus Hidrila wajib mengikuti seluruh kegiatan Hidrila.
4.    Pengurus Hidrila berhak mewakili Hidrila di luar organisasi HIDRILA.
5.    Pengurus Hidrila berkewajiban mempertanggungjawabkan kegiatan Hidrila yang dilaksanakan kepada Ketua Umum dan Badan Pengawas.
6.    Pengurus Hidrila berkewajiban melaporkan pertanggungjawaban seluruh kegiatan Hidrila yang dilaksanakan kepada seluruh anggota Hidrila pada saat Mubes Hidirila.
Perbendaharaan:
Pembiayaan untuk keperluan Hidrila dibebankan kepada dana kemahasiswaan Hidrila Fakultas Pertanian Universitas Lampung, kegiatan kewirausahaan, iuran rutin mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dan sumber dana lainnya.
Logo_Hidrila.png
LAMBANG DAN BENDERA
Lambang dan bendera Hidrila ditetapkan peserta melalui Musyawarah besar (Mubes) Hidrila.
MAKNA LAMBANG  BENDERA
1.     Jangkar bermakna pedoman Hidrila (Juklak, Juknis, dan GBHPKK).
2.    Kemudi kapal bermakna penentu arah yang kokoh.
3.    Air bermakna ruang lingkup Budidaya Perairan.
4.    Jumlah tangkai rumput 26 bermakna tanggal terbentuknya Hidrila.
5.    Jumlah gelombang 6 bermakna bulan terbentuknya Hidrila (bulan Juni).
6.    Jumlah tangkai kemudi 8 bermakna tahun terbentuknya Hidrila (2008).
7.    Ikan dan rumput laut bermakna kemakmuran Budidaya Perairan.
8.    Siger bermakna ciri khas Lampung.
9.    Lingkaran emas bermakna pemersatu Hidrila.
10. Segi 5 bermakna berasaskan Pancasila.
MAKNA WARNA BENDERA
1.      Warna biru muda bermakna berwawasan luas dan ilmu pengetahuan yang mendalam.
2.     Hijau bermakna kemakmuran.
3.     Putih bermakna kesucian dan ketulusan hati.
4.     Hitam bermakna kekuatan.
5.     Emas bermakna kekuasaan.
6.     Merah bermakna berani mengambil keputusan
HIMNE HIDRILA:
Dengan memohon Rahmat-Mu Tuhan Yang Maha Esa
Menjadi Hidrila Tetap jaya
Membentuk akhlak yang mulia
Mengabdi pada bangsa
Bersama Hidrila menyongsong cita-cita.
Abadi kau s’lalu dalam sanubari ku
Hidrila ku satu
Jiwaku padamu baktiku untukmu
Hidrila berjaya
Hidrila Berjaya.
MARS HIDRILA:
Hati ikhlasku untukmu Hidrila ku,
Berjuang bersama menggapai cita-cita,
Menjadi manusia, mengabdi pada bangsa,
Padamu bersama Hidrila tetap jaya.
Kebersamaan dan militansi,
Telah tertanam di dalam hati,
Loyalitas serta dedikasi,
Semua untukmu hanya kau Hidrila ku.
Semua bersatu bersama Hidrila ku.
Bangkitlah berkobar, abadi s’panjang masa,
Harumkan namamu,untukmu Hidrila ku,
Rentangkan kibarkan bendera Hidrila ku,
Berjuang bersama padamu Hidrila ku.
Kebersamaan dan militansi,
Telah tertanam di dalam hati,
Loyalitas serta dedikasi,
Semua berjuang Hidrila tetap jaya.
Semua bakti ku Hidrila s’makin jaya.