Kembangkan Riset Komoditi Lokal Untuk Pembangunan Industri Agro Nasional

Picture2

              Dr. Sri Hidayati merupakan salah satu pemateri pada Seminar Nasional Riset dan Industri dengan tema “Optimasi Riset Berbasis Potensi Komoditi Lokal untuk Pengembangan Industri Agro Nasional” yang diselenggarakan oleh Baristand Industri Bandar Lampung Kementerian Perindustrian Republik Indonesia di Emersia Hotel & Resort 8 Desember 2015 lalu. Dosen Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Lampung ini memberikan materi tentang Produksi Biodiesel dari Media Sisa Hasil Etanolisis PKO (Palm Kernel Oil). Dosen yang memiliki motto “Bekerja Ikhlas dan Sebaik-Baiknya” memaparkan seminar ini bertujuan sebagai media penyambung antara peneliti dan industri untuk pengembangan industri agro nasional. Komoditas lokal merupakan fokus utama pengembangan karena untuk meningkatkan pemanfaatan komoditas lokal, menghindari pengaruh inflasi dunia, menstabilkan harga komoditi lokal, dan tidak terpengaruh bahan import. Seperti halnya pemaparan materi beliau salah satunya pemanfaatan surfaktan dari minyak CPO yang selama ini import dari luar negeri, padahal bahan baku dihasilkan di Indonesia dan Lampung khususnya. Dalam hal ini bagaimana mengangkat komoditas lokal melalui riset dan dikembangkan lebih lanjut. Dengan adanya hubungan anatara peneliti dan industri, sehingga peneliti tau apa yang dibutuhkan industri dan industri dapat memanfaatkan hasil penelitian.

 

BE YOURSELF IN TERM OF POSITIVE

Picture12

Menjadi guru besar merupakan sebuah puncak akhir profesi bagi seorang dosen. Prof. Dr. Ir. Tirza Hanum, M.S., Ph.D. meraih gelar sebagai guru besar bidang teknologi pangan berkat restu dari sang suami yang tak luput juga dorongan dari keluarga dan lingkungannya. Sebagai seorang guru besar, beliau adalah sosok yang sangat disukai oleh para mahasiswa atas sikapnya yang tegas, disiplin, dan memotivasi pada setiap perkuliahan yang ia berikan.  Beliau merasa bahwa sudah menjadi tugasnya dalam mendorong mahasiswa untuk terus maju dan berusaha agar mereka dapat menjadi lulusan yang nantinya bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagai seorang motivator, beliau adalah sosok yang sangat dirindukan kehadirannya selama perkuliahan. Kehadirannya di ruang perkuliahan adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu untuk mendengar apalagi kisah yang akan beliau sampaikan agar memotivasi para mahasiswa. Setiap kisah yang beliau berikan merupakan hasil pengalaman hidupnya yang ingin ia sampaikan kepada mahasiswa agar dapat membantu dalam memotivasi diri mereka sendiri untuk terus berjuang dan berusaha dalam menggapai sebuah mimpi. “Be yourself in term of positive, kalau belum positif ya sebaiknya ubah dulu menjadi positif.”, pesan beliau kepada seluruh mahasiswa THP, “ dan jadikanlah keberadaan Jurusan THP ini dalam membangun kemampuan untuk terjun di masyarakat, serta kehadiran HMJ sebagai tren-model untuk mahasiswa agar menjadi lebih baik.”, tambahnya.

Menurut beliau, sebagai seorang mahasiswa harusnya memiliki sikap jujur, kerja keras, terbuka, bertanggung jawab, dan tidak pantang menyerah.  Seorang mahasiswa perlu memiliki sebuah mimpi, karena mimpi merupakan motivasi untuk diri sendiri agar terus bekerja dan berprestasi untuk menggapai mimpinya tersebut. Mahasiswa sebaiknya mampu menjadi contoh yang baik untuk lingkungan sekitarnya, karena kebiasaan akan terpengaruh oleh kondisi lingkungan. Lingkungan yang baik akan turut membentuk karakter yang baik bagi seorang mahasiswa.

 

 

 

 

“Berusaha, Berkarya, dan Berdoa”

Picture1

Berusaha, berkarya, dan berdoa. Inilah motto hidup dari sosok yang dikenal sebagai Ketua Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Ir. Susilawati, M.Si. Beliau lahir di Pekan Baru, 6 Agustus 1961. Sebelum menjadi Ketua Jurusan, beliau menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Riau. Kemudian beliau melanjutkan S2 di Institut Pertanian Bogor. Beliau merupakan sosok yang tegas dan berprestasi. Hal ini dapat dilihat melalui prestasi beliau sebagai lektor kepala 550 Terbaik 1 Gugus Pelaksana Penjaminan Mutu Pelaksanaan Perkuliahan, sehingga membawa beliau menjadi Ketua Jurusan THP FP UNILA. Setelah menjabat sebagai Ketua Jurusan sejak tahun 2012, banyak sekali prestasi membanggakan yang telah beliau torehkan. Pengabdiannya terhadap jurusan tidak dapat dianggap enteng, bahkan beliau berhasil meningkatkan akreditasi BAN-PT jurusan THP FP UNILA menjadi A pada tahun 2013. Selain itu, berkat kepemimpinannya sebagai Ketua Jurusan, jurusan THP dinobatkan menjadi Program studi dengan kinerja terbaik 1 se-Universitas Lampung. Atas kontribusi dan prestasi yang beliau toreh, beliau berhasil menjadi delegasi dalam Pemilihan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Tingkat Nasional 2015, mewakili Universitas Lampung .