Sambil Belajar Dapat Untung

IMG_2308Young Entrepreneur Challenge (YEC) merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk para maha-siswa THP yang memiliki semangat berwirausaha. Kegitan YEC ini terdiri dari 2 bentuk kegiatan yaitu pemberian materi dan bazar. Pemberian materi dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2016 dan bazar dilaksanakan pada tanggal 09 April 2016. Meteri yang disampaikan beru-pa materi Pembuatan Produk Olahan (PPO) oleh Bapak Ir. Ribut Sugiharto M.Sc, Manajemen Pemasaran oleh Ibu Mika Margareta S.TP. M.Sc dan Materi Kewirausahaan oleh Bapak Benny Agus Riyansyah S.H (Owner Donat Madu).

Peserta diberikan waktu selama 2 minggu untuk simulasi pembuatan dan penjualan produk. Acara ini dihadiri oleh 20 kelompok peserta yang teridiri dari 4 angkatan dan peserta sangat antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan kewirausahaan ini. “Antusiasnya menggambarkan jiwa wirausaha muda THP, dan produk yang disajikan sangat menarik” ujar Mulki selaku Ketua Pelaksana kegiatan YEC. Pada kegiatan ini didapat 3 juara yang menjadi pemenang. Juara 3 yaitu kelompok dengan produk yaitu Burger Tempe, juara 2 yaitu dengan produk Spicy Rice Corn, dan pemenang juara 1 yaitu kelompok dengan produk Sushi Ubi Ungu. Selain itu juga didapat pemenang stand bazar terfavorit yaitu kelompok Rolade Ayam Tahu dan produk terfavorit yaitu Sticky Rice Ball.

 

Semarak Bazar HUT FAPERTA Ke-42

ABazar merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian  dalam rangka memperingati HUT Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang dilaksanakan mulai dari 1 – 6 Desember 2015.  HMJ THP merupakan salah satu peserta yang mengikuti bazar tersebut.

Acara ini bertujuan untuk mempublikasikan jurusan THP, meningkatkan kreativitas mahasiswa, dan juga membangun kerjasama dengan pihak-pihak eksternal. “Bazar yang di tampilkan memiliki konsep tradisional yang mencakup semua elemen bazar” kata Marda Purnanda angkatan 2014, selaku penanggung jawab kegiatan bazar. Stand yang dikunjungi lebih dari 700 pengunjung (meliputi mahasiswa, dosen dan masyarakat umum) ini, berisi produk dan kreativitas mahasiswa THP.

DG

F  C

EB

Peserta PKK Asah Jiwa Wirausaha

IMG_7391

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Program Kerja Praktik Kewirausahaan Kita yang bertemakan “Kembangkan Kemampuan Berwirausaha di Bidang Agroindustri melalui Praktik Kewirausaan Kita”  terbagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi simulasi selama 10 hari (28 November-7 Desember 2012)  dan sesi presentasi (Sabtu, 8 Desember 2012). Kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang terbagi menjadi 10 kelompok. Adapun produk yang dijual, antara lain : brownies tempe, puding lidah buaya, spinch roll, keripik sukun, pizza oncom, klepon lalu lintas,  dan lumpia isi delicious.

Terdapat dua orang juri dalam penyelenggaraan acara ini, yaitu Bapak Ir. Ribut Sugiharto, M.Sc. Dan Ibu Shinta selaku pemilik usaha Keripik Pisang Ibu Mery. Pada acara presentasi Ibu Shinta juga memberikan motivasi yang membuat  mahasiswa yang hadir menjadi lebih bersemangat untuk berwirausaha. Di akhir acara juga diberikan penyerahan hadiah kepada Juara Produk Terbaik dan Produk Terfavorit.

“Saya senang kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini bertujuan untuk menstimulus dan mengasah jiwa wirausaha mahasiswa THP. Saya rasa hal tersebut sudah tercapai, melihat antusias peserta selama berjalannya simulasi dan presentasi “ ucap Hadi Hanggara selaku ketua pelaksana kegiatan.

“Semoga acara ini kedepannya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan dalam skala yang lebih besar seperti tingkat fakultas dan Universitas” ujar Hartami Dewi selaku ketua bidang IV . (widya)

 

Kemeriahan di Bazar Feperta Unila

IMG04057-20121116-1042

 

 

 

 

 

 

 

 

HMJ THP FP Unila mengikuti Lomba Bazar yang diadakan oleh BEM FP Unila dalam rangka memperingati HUT Faperta Unila ke-39. Bazar yang berlangsung dari tanggal 16-21 November 2012 di sekitar Gedung Dekanat FP Unila ini berjalan cukup lancar. Selain sebagai ajang memperingati HUT Faperta Unila, Bazar ini diadakan dengan tujuan memperkenalkan fakultas pertanian ke masyarakat luas. “Kami ingin memperkenalkan jurusan THP dan produk-produk THP itu sendiri kepada masyarakat luas serta civitas akademika Unila, karena yang kami tampilkan dalam Bazar ini adalah produk-produk dari hasil pertanian yang dibuat oleh mahasiswa THP sendiri dengan menampilkan inovasi dan kreatifitas dari mahasiswa”, jelas Natalia selaku anggota Bidang 4 saat ditanya mengenai tujuannya mengikuti acara ini.

Penilaian untuk lomba bazar itu sendiri adalah dengan melihat kreativitas dalam mendekor stan yang menggambarkan jurusannya sendiri. Natalia menjelaskan bahwa Bazar kali ini sangat menarik karena produk yang ditampilkan bermacam-macam yaitu Gyoza Tangcom, Twisty, Jelly’s Bipple, Ketashiwa, Dendeng singkong, Sate Kerupuk Sotong, Exotic Juice, Exotic Ice Cream, Beras Imitasi, Kopi Pasak Bumi, dan aneka Keripik Pisang,  itupun dibuat oleh mahasiswa THP sendiri. “Untuk bazar selanjutnya harus bisa lebih baik lagi dari bazar sekarang karena kita membawa nama Jurusan THP”, pesan Natalia. (Karel)

 

 

 

PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN

Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung (HMJ THP FP Unila) mengadakan kegiatan Praktik Kewirausahaan pada hari Sabtu Tanggal 10-24 Maret 2012 bertempat di R1 THP FP Unila. Kegiatan ini bertujuan Memfasilitasi mahasiswa THP dalam bidang KWU dan menumbuhkembangkan minat berwirausaha, kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian FP Unila. Kegiatan berjalan sukses dari pukul 09.00wib sampai pukul 12.00 wib. Pembukaan acara disampaikan oleh Pembantu Dekan 3 Fakultas Pertanian Unila.

acara ini mengambil pemateri dari mahasiswa jurusan Agribisnis angkatan 2008 sodara reki candra yang telah sukses menjalankan usaha budidaya jamur tiram, selain itu ia juga aktif berorganisasi. Acara berlangsung sukses dan peserta terpacu semangatnya untuk berwirausaha. Dalam penyampainya si pemateri tidak hanya menyampaikan teori-teori saja tapi ia juga menceritakan bagaimana pengalamnya dari masa sulit hingga sukses seperti sekarang ini. “jangan pernah ragu memulai menjadi wirausaha” itulah pesan terakhir yang disampaikan pemateri.

Praktik kewirausahaan berkonsep pemberian materi di awal lalu peserta praktik turun lapang dengan berjualan dengan terlebih dahulu dibagi menjadi 5 kelompok. Tiap kelompok diberi modal awal dan berkewajiban mengembangkan usahanya selama dua minggu, di akhir uang modal akan dikembalikan sedangkan keuntungan silahkan dimanfaatkan oleh peserta. pada tanggal 24 maret akan dilaksanakan evaluasi kinerja kelompok-kelompok praktik kewirausahaan.