LAJU PERTUMBUHAN MANTANGAN (Merremia peltata L. Merr.) YANG TUMBUH MELALUI REGENERASI VEGETATIF

(Growth Rate of Mantangan (Merremia peltata L. Merr.) Growing through Vegetative Regeneration)

 Timor Pengembara1, Jani Master1, Yulianty1, Elly L. Rustiati1, Atok Subiakto2

1Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung

Jl. Prof. Dr. Soemantri Brojonegoro No. 1, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia, 35145

email :Timor.pengembara@gmail.com,
2Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi Badan Litbang Kehutanan,
Kementerian Kehutanan  Jl. Gunung Batu No. 5, Bogor.  Po Box 165.

  ABSTRACT

Resaerch was conducted on July until December 2013 in the Bukit Barisan Selatan National Park to observe the growth rate of M. peltata by vegetative regeneration and its survival by stem cuttings. Growth rate was measured by shoots length, diameter accretion, and leaves accretion. The highest survival is 3 cm diameter stem (46.67%). The growth rate of M. peltata was relatively similar. Of three planting months, the highest survival was 20%.

Keywords : Merremia peltata, growth rate, survival, Bukit Barisan Selatan National Park.

 

ABSTRAK

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga Desember 2013 di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan untuk mengetahui laju pertumbuhan M. peltata yang tumbuh melalui regenerasi vegetatif dan mengetahui kelulushidupan M. peltata yang ditanam dengan metode stek batang dan. Parameter yang digunakan dalam menentukan laju pertumbuhan adalah pertambahan panjang tunas, pertambahan diameter tunas, dan pertambahan daun pada tunas batang M. peltata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kemampuan tumbuh kembali batang M. peltata yang telah dipotong tertinggi terdapat pada batang berdiameter 3 cm yaitu sebesar 46,67% dengan laju pertumbuhan panjang batang mencapai 16 cm/minggu. Sedangkan dari ketiga bulan tanam yang berbeda, kelulushidupan M. peltata tertinggi sebesar 20 %.

Kata Kunci: Merremia peltata, Laju pertumbuhan, Kelulushidupan, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Disampaikan pada Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian 24 Mei 2014, Politeknik Negeri Lampung.

 Full Paper (pdf)