Augmented Reality (AR) merupakan sebuah cara dunia digital menambahkan realitas ke dalam dunia nyata. Hal ini
dimungkinkan melalui perkembangan teknologi informasi. Salah satu teknologi yang digunakan adalah computer vision. Melalui computer vision, dunia nyata dapat dikenali, baik melalui marker atau markerless, sehingga dapat disematkan informasi dari dunia digital. Unity3D merupakan CASE tool yang dapat membangun aset 3 dimensi interaktif yang umumnya dipakai untuk membuat game. Dengan menggunakan Vuforia, dapat ditingkatkan untuk menyajikan AR menggunakan aset 3 dimensi dan data lainnya. Tutorial ini menunjukkan potensi dari penggunaan Unity3D dan Vuforia dalam membangun aplikasi AR.

Instalasi Unity Hub++

  1. Unduh Unity Hub di https://unity3d.com/get-unity/update
  2. Lakukan instalasi Unity Hub.
  3. Klik tombol ADD pada tab INSTALLS untuk melakukan instalasi editor Unity.
  4. Pilih versi Unity yang mau diinstalasi. Tips: pilih yang paling baru.
  5. Tambahkan modul Android Build Support dan Vuforia Augmented Reality Support.
  6. Klik tombol panah di samping Android Build Support, pilih Android SDK & NDK Tools untuk diinstalasi.
  7. Contreng “I have read and agree…”. Boleh dibaca dulu kalau mau. Klik DONE.
  8. Tunggu instalasi sampai selesai. Sementara menunggu, mendaftar dulu ke Vuforia.

Persiapan Vuforia

  1. Kunjungi Vuforia di https://developer.vuforia.com/. Register jika
    belum punya akun.
  2. Masukkan data diri dan email. Setelah mendaftar, periksa email untuk konfirmasi.
  3. Login ke Vuforia.
  4. Setujui Vuforia Developer Agreement. Klik tombol “I Agree”.
  5. Pada tab License Manager, klik tombol Get Development Key. Berikan nama lisensi pada License Name. Contreng setuju. Klik tombol Confirm.
  6. Lisensi yang baru dibuat akan muncul pada daftar License Manager. Klik pada nama lisensi.
  7. Klik pada license key kemudian paste pada sebuah berkas teks (misal: vuforia-dev-key.txt) untuk digunakan nanti pada Unity.
  8. Klik tab Target Manager, klik tombol Add Database.
  9. Kita akan membuat database untuk marker (penanda aset 3 dimensi disematkan). Beri nama pada Database Name, pilih Device, dan klik tombol Create.
  10. Setelah dibuat, database akan muncul pada daftar Target Manager. Klik pada nama database untuk menambahkan target pada database.
  11. Pilih Single Image dan Browse… berkas gambar yang mau dipakai untuk target. Beri nama untuk target dan klik Add Target.
  12. Target yang ditambahkan akan muncul pada daftar. Klik nama target untuk melihat rinciannya.
  13. Target akan ditampilkan dan kualitas target dapat dilihat pada Augmentable dengan maksimal 5 bintang. Target dapat diganti dengan klik Update Target dan dapat dilihat Feature dengan klik Show Features.
  14. Show Features akan menampilkan feature yang menjadi penanda pada target. Feature yang baik memungkinkan target marker dideteksi walaupun berwarna hitam putih.
  15. Jika ingin menambahkan target, klik Add Target. Untuk menggunakannya di Unity3D, klik tombol Download Database (All).
  16. Pilih Unity Editor untuk menggunakan Database Target pada Unity3D, kemudian klik tombol Download.
  17. Tunggu Compiling Database sampai dengan selesai.
  18. Simpan berkas.unitypackage pada tempat yang diinginkan, harap diingat bahwa berkas tersebut akan diimpor ke dalam Unity3D.

Membuat Proyek AR Unity3D

  1. Pada tab Projects, klik tombol NEW.
  2. Pilih 3D, beri nama pada Project Name, dan tentukan lokasi (bisa klik … untuk browse file). Klik tombol CREATE untuk membuat proyek.
  3. Setelah Unity Editor terbuka, pilih menu Assets > Import Package > Custom Package…
  4. Pilih berkas database target yang telah diunduh dari Vuforia dan klik tombol Open.
  5. Pastikan semua benar. Pada gambar di bawah, terdapat 2 target pada database VuforiaARdevice. Klik tombol Import untuk melakukan impor.
  6. Asset Vuforia dapat dilihat pada tab Project (biasanya di bawah kiri) pada direktori Assets.
  7. Untuk mengaktifkan Vuforia, perlu dilakukan pengaktifan di Edit > Project Settings.
  8. Pada Project Settings > Player, contreng Vuforia Augmented Reality Supported. Akan muncul term dari Vuforia, klik tombol Accept untuk menyetujui.
  9. Hasil akhir adalah Vuforia Augmented Reality Supported tercontreng.
  10. Pada Inspector (sisi kanan), tersedia kolom App License Key. Paste Vuforia License Key yang telah didapatkan dari Vuforia.
  11. Tambahkan AR Camera. Pilih menu GameObject > Vuforia Engine > AR Camera.
  12. Jika ada permintaan untuk impor Vuforia Engine Assets, klik tombol Import.
  13. AR Camera akan tampil di panel Hierarchy. Pindahkan AR Camera ke posisi paling atas dan hapus Main Camera. AR Camera akan digunakan sebagai sumber kamera utama.
  14. Setelah dipindahkan, AR Camera di posisi paling atas dan Main Camera terhapus.
  15. Tambahkan image target untuk marker. Klik kanan pada AR Camera dan pilih Vuforia Engine > Image.
  16. Pilih database yang tepat pada panel Inspector dan tentukan Image Target yang diasosiasikan. Preview dari target marker dapat dilihat pada panel Scene.
  17. Asset 3D yang akan dipakai, pada tutorial ini, diambil dari Unity Asset Store. Klik panel Asset Store (di samping panel Scene) dan klik tombol Sign In.
  18. Masuk ke dalam akun Unity agar dapat menggunakan Unity Asset Store.
  19. Cari karakter atau obyek 3D yang mau ditampilkan pada marker. Misal, Demon Blade Lord. Klik tombol Download.
  20. Setelah tombol Download ditekan, tulisan berubah menjadi Import, klik tombol Import.
  21. Import Unity Package ditampilkan. Pastikan package yang mau diimpor memang benar. Klik tombol Import untuk melakukan impor.
  22. Asset yang diunduh dapat dilihat pada panel Project > Assets. Buka Assets > RainEntertainment > FantasyMonster4 > Demon Blade Lord > Prefab. Prefab adalah asset obyek Unity.
  23. Geser dan letakkan Prefab ke Image Target pada panel Hierarchy.
  24. Pastikan bahwa padaInspector AR Camera > tab Vuforia Behaviour > World Center Mode adalah SPECIFIC_TARGET dan World Center adalah None. Hal ini penting agar target marker menjadi pusat dari kamera.
  25. Tambahkan image target untuk marker. Klik kanan pada AR Camera dan pilih Vuforia Engine > Image.
  26. Pilih database yang tepat pada panel Inspector dan tentukan Image Target yang diasosiasikan. Pilih target yang berbeda dengan target pada ImageTarget yang sebelumnya. Hal ini karena aset yang mau disematkan berbeda dengan yang pertama. Agar target marker tidak bertumpuk, geser dengan menggunakan tool Move (tombol empat arah panah di bawah menu Edit). Preview dari target marker dapat dilihat pada panel Scene.
  27. Cari karakter atau obyek 3D yang mau ditampilkan pada marker. Klik tombol Download.
  28. Setelah tombol Download ditekan, tulisan berubah menjadi Import, klik tombol Import.
  29. Import Unity Package ditampilkan. Pastikan package yang mau diimpor memang benar. Klik tombol Import untuk melakukan impor.
  30. Geser dan letakkan Prefab ke Image Target pada panel Hierarchy.
  31. Agar marker dapat ditampilkan sekaligus lebih dari satu, perlu dilakukan pengaturan di Vuforia Engine configuration. Pilih AR Camera, lihat pada panel Inspector, dan klik tombol Open Vuforia Engine configuration.
  32. Ubah kedua kolom Max Simultaneous dari 1 (satu) menjadi 2 (dua) agar target marker dapat menampilkan asset yang disematkan di masing-masing target marker dapat ditampilkan sekaligus.
  33. Setelah semuanya siap, simpan scene dengan klik kanan pada nama Scene dan pilih Save Scene As.
  34. Beri nama scene dengan nama yang sesuai.
  35. Klik tombol Play di tengah atas untuk menjalankan aplikasi.
  36. Pilih Maximize pada menu Game agar tampil seluruh kamera di layar.
  37. Jika marker terdeteksi, obyek akan tampil dan di bagian bawah kiri ada keterangan bahwa marker ketemu (found).
  38. Jika marker tidak terdeteksi, dibawah kiri ada keterangan bahwa marker hilang (lost).
  39. Jika marker terdeteksi, obyek akan tampil dan di bagian bawah kiri ada keterangan bahwa marker ketemu (found).
  40. Jika marker tidak terdeteksi, dibawah kiri ada keterangan bahwa marker hilang (lost).
  41. Untuk keluar dari Game, klik tombol Play kembali.

Membangun aplikasi AR Unity3D untuk Android

  1. Pilih File > Build Settings… . Klik tombol Add Open Scenes. Pilih Platform Android. Klik Player Settings… .
  2. Isi Company Name, Product Name, dan Version (baca tentang semantic versioning untuk panduan penamaan versi aplikasi). Jika memiliki Default Icon (untuk aplikasi pada homescreen), bisa ditambahkan. Jika ada Default Cursor pada saat memindai marker, bisa ditambahkan juga.
  3. Jika diperlukan, mungkin harus menghapus Vulkan pada Other Settings, karena Android build tidak bisa dibuat jika ada Graphic API Vulkan.
  4. Pastikan pada XR Settings, Vuforia Augmented Reality Supported dicontreng.
  5. Klik tombol Build untuk membangun APK.
  6. Pilih direktori tempat meletakkan APK hasil build aplikasi.
  7. Proses membuat aplikasi AR berlangsung. Tunggu sampai selesai.
  8. Jika berhasil, di pojok kiri bawah akan ada tulisan “Build completed with a result of ‘Succeeded'”.
  9. Berkas apk yang berhasil dibuat dapat dilihat pada direktori.

Menjalankan Aplikasi AR (APK) di Android

  1. Untuk menguji aplikasi, diperlukan target marker. Karena image target marker yang digunakan, gambar target dapat dicetak. Berikut adalah contoh Target Marker pertama.
  2. Berikut adalah contoh Target Marker yang kedua.
  3. Pindahkan atau kopi APK ke dalam gawai Android. Jalankan APK untuk melakukan instalasi. Klik tombol Install.
  4. Setelah APK berhasil diinstalasi, klik tombol Open.
  5. Pengujian menggunakan target marker Image Target.

Video: https://youtu.be/3_G4ol00MrY

Referensi:

Lanjutan: