Pengaruh Pemberian Bimbingan dalam Penyusunan Soal

Hasil penelitian disertasi ini dipertahankan di depan sidang penguji tanggal 9 Maret 2011 di UNJ.Abstraknya seperti berikut.

THE EFFECT OF GIVING GUIDANCE IN ITEMS ARRANGEMENT TOWARDS THE DIFFERENCE LEVEL OF ELEMENTARY SCHOOL FINAL EXAMINATION IN BANDAR LAMPUNG
By: Ngadimun Hd
Abstract

        The purpose of this research was aimed to answer the questions: (1) the extent of differences in the item quality arranged by teachers who were well guided and those who used the modules in the  elementary school exam in Bandar Lampung, (2) to find out whether or not an interaction happened between achievement motivation with guidance of item arrangement, (3) the extent of differences in the items quality between those by guidance with those by module of  high motivated teachers, (4) the extent of differences in the items quality between those by guidance with those by module of low motivated teachers.
        This experimental research used 2×2 factorial design, the unit of analysis was the difference item level arranged through the guidance and used the module by looking at the level of achievement motivation. This research sample was 3922 people determined by multi stage random sampling. Data collection instrument consisted of a questionnaire to determine the level of achievement motivation of research subject and test such as Elementary Math exam to obtain the difference level. The data then were analyzed using ANOVA test and Tukey method.
        The findings of this study were: (1) quality of multiple choice questions, fill out form ,and description arranged through the guidance proven significantly better than those arranged through the guidance by module, (2) there was a significant interaction between achievement motivation and guidance in the preparation of multiple choice questions, fill out form, and description, (3) the quality of multiple choice questions, fill out form, and description of the high motivated teachers who used the module proved significantly better than that of guidance, (4) quality of multiple choice questions, fill out form, and description bvn of low motivated teachers through guidance proved significantly better than those using the modules. The proportion of difficulties level which have been arranged both through the guidance and the use of modules, the distribution tends to have many difficult questions with a level of “medium”, and difficulty level of “difficult” tend to be less than is recommended, about 25%. The reliability of multiple choices tends to be “high” rather than the fill out form and description. All the questions that were arranged using the module by the underachievers motivated teacher showed the reliability to be” medium”, and also the description item except those arranged using the module with a high motivation.

PENGARUH PEMBERIAN BIMBINGAN DALAM PENYUSUNAN SOAL TERHADAP KUALITAS SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH DASAR DI KOTA BANDAR LAMPUNG
Oleh: Ngadimun Hd
Abstrak

        Tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan: (1) sejauhmana pengaruh pemberian bimbingan dibandingkan dengan penggunaan modul terhadap nilai daya beda soal ujian akhir SD di Bandar Lampung, (2) adakah interaksi antara motivasi berprestasi dengan bimbingan penyusunan soal, (3) sejauhmana pengaruh pemberian bimbingan dibandingkan dengan penggunaan modul pada guru dengan motivasi berpres¬tasi tinggi terhadap nilai daya beda soal, dan (4) sejauhmana pengaruh pemberian bimbingan dibandingkan dengan penggunaan modul pada guru dengan motivasi berpres¬tasi rendah terhadap nilai daya beda soal.
Penelitian eksperimen ini dengan desain faktorial 2×2; unit analisisnya adalah daya beda butir soal yang disusun melalui bimbingan dan dengan menggunakan modul dengan memperhatkan tingkat motivasi berprestasi. Sampel penelitian ini sebanyak 3.922 orang testee yang ditetapkan dengan multi stage random sampling. Instrumen pengumpul data terdiri dari angket untuk menetapkan tingkat motivasi berprestasi subjek penelitian dan tes berupa soal ujian Matematika SD untuk memperoleh nilai daya beda soal. Analisis data menggunakan uji Anava dan metode Tukey.
Temuan penelitian ini adalah: (1) kualitas soal bentuk pilihan jamak, bentuk isian, dan bentuk uraian yang disusun melalui bimbingan teruji lebih baik secara signifikan daripada yang disusun melalui bimbingan modul, (2) teruji ada interaksi secara signifikan antara pemberian bimbingan dengan motivasi berprestasi dalam penyusunan soal pilihan jamak, bentuk isian, dan bentuk uraian, (3) kualitas soal bentuk pilihan jamak, bentuk isian, dan bentuk uraian yang disusun guru bermotivasi berprestasi tinggi menggu¬na¬kan modul teruji lebih baik secara signifikan daripada yang melalui bimbingan, dan (4) kualitas soal bentuk pilihan jamak, bentuk isian, dan bentuk uraian yang disusun guru bermotivasi berprestasi rendah melalui bimbingan teruji lebih baik secara signifikan daripada yang menggu¬na¬kan modul.
Proporsi taraf sukar soal yang disusun melalui bimbingan maupun yang menggunakan modul, sebarannya cenderung banyak soal dengan taraf sukar “sedang”, dan soal dengan taraf sukar “sukar” cenderung lebih sedikit daripada yang dian¬jur¬kan, yaitu  agar sekitar 25%. Tingkat reliabilitas soal bentuk pilihan jamak, cenderung “tinggi” daripada soal bentuk isian dan bentuk uraian. Seluruh soal yang disusun menggunakan modul oleh guru bermotivasi berprestasi rendah reliabilitasnya “sedang”, dan juga pada soal bentuk uraian kecuali yang disusun menggunakan modul dengan motivasi tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>