Opini

Selamat datang Dekan baru Fakultas Pertanian Unila, selamat datang rektor baru Unila. Kami menyambut Anda dengan rasa optimisme yang sangat tinggi untuk lebih memajukan Universitas Lampung. Mencermati program-program yang Anda kemukakan, semuanya akan meningkatkan grade Unila ke tingkat yang lebih baik. Namun semuanya itu harus didukung oleh semua sivitas akademika Unila dengan sepenuh hati. Welcome 2016, tahun penuh harapan

Menyalin dari Dr. Wim Meester (Senior Product Manager Scopus) bahwa jurnal akan terindeks di Scopus apabila sudah benar-benar berkualitas tinggi. Bagaimana dengan jurnal pertanian, terlebih-lebih yang ‘submit’ ke dua jurnal terakreditasi di Unila? Sangat sedikit naskah berkualitas yang masuk. Sedangkan terindeks atau tidak sangat tergantung pada kebaruan, standar penulisan, dan sebagainya yang sangat sering belum difahami oleh para peneliti kita.

Bagaimana isi naskah diseleksi oleh Scopus? Scopus terus mengindeks karya-karya ilmiah dari luar negeri, tetapi “More expansive coverage does not mean lower standar”. Judul akan diseleksi oleh tim independen yang menamakan dirinya sebagai “The Independent Content Selection & Advisory Board (CSAB).

Focus on quality through selection by independent CSAB, because:
1. Provide accurate and relevant search results users
2. No dilution of search results by irrelevant or low quality content
3. Support that Scopus is recognized as authoritative
4. Support confidence that Scopus is “reflecting the trith”
5. Assurance that titles selected by Scopus meet the highest ethical standards.

Dan masih banyak lagi syarat-syarat yang harus dipenuhi.

Jurnal terbitan Indonesia yang terindeks di Scopus per Maret 2013
1. Acta Medica Indonesia
2. Biotropica
3. Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis
4. Critical Care and Shock
5. Gajah Mada International Journal of Business
6. Indonesian Journal of Geography
7. Indonesian Quarterly
8. International Journal on Electrical Engineering and Informatics
9. ITB Journal of Engineering Science
10. ITB Journal of Information and Communication Technology
11. ITB Journal of Science
12. Nutrient Bulletin

Dari yang sedikit jurnal yang terindeks tersebut tidak semuanya terakreditasi Dikti atau LIPI. Kapan kita dapat terindeks di Scopus? dan kapan lagi untuk terindeks oleh Web of Knowledge Thomson Reuters???

Rahasia dari Dalam Tanah Kotor

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini juga masih dilakukan UN bagi siswa SLTA yang juga melibatkan perguruan tinggi dan kepolisian. Kita disibukkan lagi dengan tugas-tugas yang kadang-kadang membuat kita miris. Tahun ini terjadi beberapa perubahan, terutama dalam hal tipe soal dan kewenangan perguruan tinggi. Pada waktu lalu tiap kelas memiliki beberapa tipe, misalnya A, B, D, dan C yang disinyalir telah sedemikian sehingga masih terjadi kebocoran di sana sini. Tahun ini akan terjadi 20 tipe soal, sehingga setiap siswa akan menjawab soal yang berbeda dengan teman-teman se ruangan. Kali ini, khabarnya, tidak menggunakan tipe A, B, atau C, tetapi telah menggunakan barcode sehingga agak kerepotan untuk para tim sukses bekerja. Akankah ada akal lain yang akan dilakukan oleh ‘mereka’ yang ingin siswanya lulus. Mirisnya, sedemikian parahkah mental para siswa dan ‘pendidik’ pada masa kini sehingga untuk ujian saja tidak ada saling percaya. Sebab walau bagaimanapun kecurangan yang dilakukan pada saat anak masih belia akan terbawa terus sampai dewasa, tua, dan dibawa mati. Mestinya walaupun tidak ada yang mengawas sekalipun, anak-anak dan ‘guru’ sudah dapat jujur sejak dini, jujur pada diri sendiri dan kesatria. Kalau jelek ya jelek, kalau bagus ya bagus, yang penting jujur. Saat ini hal seperti itu sudah hilang, sirna, raib terkikis zaman yang semakin “eduan”. Makanya, CC-TV ada di setiap lokasi, pojok gedung, tetapi Allah Maha Melihat, yang CC-TV-nya tidak tak terbatas, inlimited. Wallahualam Bishawab…