PERMATEP PERKENALKAN PKM BAGI MAHASISWA BARU

IMG_1061Persatuan Mahasiswa Teknik Pertanain (PERMATEP) hari Sabtu (28/09), telah mengadakan kegiatan pengenalan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) bagi mahasiswa baru angkatan 2013. Kegiatan yang bertemakan “Tingkatkan Kreatifitas dan Daya Saing Mahasiswa TEP melalui PKM” ini bertempat di Gedung M (Jurusan) Fakultas Pertanian Unila.

Acara pelatihan ini dibuka oleh Pembantu Dekan III Faperta Unila -Ir.Syahrio Tantalo M.P.-dan dihadiri sebanyak 60 peserta mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian, baikdari angkatan 2013, 2012, dan pengurus PERMATEP.

IMG_1060

“Kegiatan PERMATEP diarahkan untuk kemaslahatan anggota PERMATEP serta mendukung dan bersinergi dengan Jurusan Teknik Pertanian dan Fakultas Pertanian Unila.” Ungkap Ribut Eko Wahyono, Ketua Umum PERMATEP Unila. “Kagiatan (kali) ini penting dilakukan untuk memperkenalkan Program Kreativitas Mahasiswa sedini mungkin bagi mahasiswa baru di Jurusan Teknik Pertanian”.

Pemateri dari kegiatan ini diisi oleh Dosen Jurusan Teknik Pertanian Ahmad Tusi S.T.P., M.Si. yang memperkenalkan metode PKM dan teknik penulisan proposal yang baik. Disamping itu mendatangkan Ari Setiawan, mahasiswaFakultas Pertanian yang pernah mendapatkan medali perak pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS 26)di Lombok, NTB.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, bahkan sebelum kegiatan ditutup sudah terlontar beberapa alternatif judul PKM yang akan mereka kerjakan nantinya. Panitia juga memperkenalkan peserta khususnya dari angkatan 2013 untuk berkolaborasi dengan seniornya baik dari angkatan 2012 maupun angkatan 2011.

Dr. Agus Hariyanto selaku Ketua Jurusan Teknik Pertanian sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh PERMATEP ini. “Kami mengharapkan dengan diadakan kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal PKM yang dihasilkan oleh mahasiswa Tektan, yang tentunya akan meningkatkan prosentase pendanaan dan mampu bersaing secara nasional di PIMNAS tahun depan”. Ungkapnya. (agie, roes)

Program studi teknik pertanian di Indonesia

PS Teknik Pertanian UNAND, PADANG.
PS Teknik Mesin dan Biosistem IPB, Bogor.
PS Teknik Pertanian UGM, Yogyakarta.
PS Teknik Pertanian UNEJ, Jember.
PS Teknik Pertanian UNIBRAW, Malang.
PS Teknik Pertanian UNPAD, Bandung.
PS Teknik Pertanian UNRAM, Mataram.
PS Teknik Pertanian UNSOED, Purwokerto.
PS Teknik Pertanian UNILA, Lampung.
PS Teknik Pertanian UNHAS, Makassar
PS Teknik Pertanian UNSYIAH, NAD
PS Teknik Pertanian USU, Medan
PS Teknik Pertanian UNUD, Jimbaran
PS Teknik Pertanian UNSRI, Palembang

Teknik pertanian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Teknik pertanian atau keteknikan pertanian (Inggris: agricultural engineering) adalah penerapan dasar-dasar teknik dalam bidang pertanian mencakup bidang teknik mesin budidaya pertanian, teknik sumber daya alam pertanian, teknik proses hasil pertanian/pangan, energi dan listrik pertanian, perbengkelan dan instrumentasi di bidang pertanian, ergonomika alat dan mesin pertanian, sistem dan manajemen keteknikan pertanian, lingkungan dan bangunan pertanian, serta teknik tanah dan teknik sumber daya air. Teknik pertanian adalah suatu cara untuk meningkatkan efisiensi usaha pertanian guna meningkatkan produktivitas, mutu, kontinuitas pasokan produk-produk pertanian, kesejahteraan petani, dan kelestarian lingkungan. Efisiensi tersebut meliputi lahan, tenaga kerja, energi, dan sumber daya (benih, pupuk, dan air).

Spesialisasi bidang teknik pertanian mencakup banyak hal mengenai desain proses dan alat mesin pertanian. Pertanian dalam arti luas adalah kegiatan memanen sinar matahari untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan umat manusia dan lingkungan [1]; hal ini berarti mencakup budidaya tanaman pertanian, peternakan, perikanan, pemrosesan hasil pertanian, hingga produk hasil pertanian siap dikonsumsi masyarakat.

Contoh dari spesialisasi di bidang teknik pertanian diantaranya:

1. desain alat dan mesin pertanian serta struktur bangunan pertanian
2. budidaya tanaman pertanian, mencakup pembibitan, pengolahan tanah, irigasi, dan konservasi tanah dan air
3. produksi hewan ternak dan perikanan, termasuk desain dan konstruksi fasilitas pemeliharaan dan pemrosesan hasil
4. desain proses pengolahan bahan pangan dan hasil produk pertanian lainnya
5. teknik sumber daya hayati, yang menggunakan mesin dan teknologi terbaru untuk menyelamatkan lingkungan.