Archive for March, 2016

Agrowisata Kebun Jambu Kristal Sebagai Potensi Ekonomi Alternatif Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

Agrowisata Kebun Jambu Kristal Sebagai Potensi Ekonomi Alternatif Desa
Penyangga Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

Haidawati, Elly Lestari Rustiati, M. Kanedi, dan Priyambodo

ABSTRAK

Masyarakat desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani tradisional juga harus menjadi bagian yang dapat menikmati pertumbuhan ekonomi negara. Program kegiatan yangdilakukan tim Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila) yang tergabung dalam Konsorsium AleRT-Unila adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat desa penyangga untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatifsebagai pendapatan alternatif warga. Pendampingan bertujuan untuk mengembangkan
agrowisata jambu kristal di Dusun 8,Desa Braja Harjosari,Kecamatan Braja Selebah,Kabupaten Lampung Timur yang dapat dijadikan sebagai sumber ekonomi alternatif dan pendapatan masyarakat. Agrowisata dapat dijadikan sebagai salah satu wisata desa untuk memperkenalkan potensi sumber daya alam yang terdapat di Taman Nasional Way Kambas.
Kata kunci: Agrowisata, jambu kristal, ekonomi alternatif, desa penyangga, TNWK

Full paper silakan unduh di sini: Agrowisata Kebun Jambu Kristal Sebagai Potensi Ekonomi Alternatif Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur

Potensi Kesenian Bali sebagai Aset Pengembangan Ekonomi Kreatif Wisata Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas Di Kabupaten Lampung Timur

Potensi Kesenian Bali sebagai Aset Pengembangan Ekonomi Kreatif Wisata Desa
Penyangga Taman Nasional Way Kambas Di Kabupaten Lampung Timur

Priyambodo, Nuning Nurcahyani, Eka Sulpin Ariyanti, dan Haidawati

ABSTRAK

Kerusakan hutan primer di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menyebabkan beberapa satwa penghuninya bergerak ke luar area taman nasional dan merusak lahan pertanian warga. Kerusakan lahan pertanian menimbulkan kerugian dan keresahan masyarakat desa penyangga TNWK. Salah satu program kegiatan tim Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Lampung (FMIPA Unila) yang tergabung dalam Konsorsium AleRTUnila di
bawah program kegiatan Tropical Forest Conservation Action-Sumatera (TFCA-Sumatera) adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk
mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pendapatan warga.
Pendampingan bertujuan untuk mengoptimalkan potensi kesenian Bali di dusun
Gunung Agung desa Braja Harjosari kecamatan Braja Selebah sebagai modal
dasar wisata desa. Pilar wisata desa di dusun Gunung Agung ditopang oleh
kegiatan pementasan dan pembelajaran kesenian Bali kepada wisatawan dengan
didukung adanya homestay dan paket wisata desa yang lain.

Kata kunci: TNWK, kesenian Bali, wisata desa

 

Full paper silakan unduh di sini: Potensi Kesenian Bali sebagai Aset Pengembangan Ekonomi Kreatif Wisata Desa Penyangga Taman Nasional Way Kambas Di Kabupaten Lampung Timur

Pewarisan Sifat dan Deteksi Pembawa Thalassaemia

Materi ini disampaikan dalam acara “Sosialisasi Calon Peserta Skrining Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Yayasan Thalassemia Indonesia/Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia cabang Yogyakarta di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta tanggal 25 April 2015.

Handout acara bisa diunduh di sini:PPT POPTI 25042015

PCR-SSCP sebagai Penanda Molekular Pembawa Sifat β-thalassemia di Daerah Istimewa Yogyakarta

“PCR-SSCP sebagai Penanda Molekular Pembawa Sifat  β-thalassemia di Daerah Istimewa Yogyakarta” disampaikan dalam seminar Formasigen yang diselenggarakan oleh Laboratorium Genetika Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada pada tanggal 12 September 2014.

Silakan unduh di sini: PCR SSCP SEBAGAI PENANDA MOLEKULAR PEMBAWA SIFAT β THALASSEMIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

DETEKSI MOLEKULAR PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

DETEKSI MOLEKULAR PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA
DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Priyambodo
NIM. 12/337761/PBI/1039

Abstrak

Thalassemia merupakan kelainan herediter dengan pola pewarisan autosomal resesif yang disebabkan adanya mutasi pada gen penyandi rantai globin pembentuk hemoglobin. Mutasi dapat terjadi pada gen α-globin dan β-globin. Di Indonesia, jumlah penyandang thalassemia semakin meningkat, dan jumlah pembawa sifat thalassemia diprediksi 3-10 % dari total populasi dengan angka prevalensi β-thalassemia yang lebih tinggi dibanding α-thalassemia. World Health Organization mencanangkan strategi global sebagai upaya preventif dan untuk mengontrol jumlah penyandang thalassemia. Salah satu strategi tersebut adalah skrining pembawa sifat thalassemia. Terdapat 21 individu yang menunjukkan indikasi pembawa sifat β-thalassemia berdasarkan hasil pemeriksaan
hematologis dari 96 peserta skrining thalassemia. Penelitian ini bertujuan untuk
melakukan deteksi molekuler menggunakan metode polymerase chain reaction-single strand corformation polymorphism (PCR-SSCP) sebagai uji konfirmasi (confirmatory test) terhadap hasil pemeriksaan hematologis. DNA diisolasi dari darah setiap individu terduga pembawa sifat β-thalassemia hasil skrining Yayasan Thalassemia Indonesia/Perhimpunan Orangtua Penyandang Thalassemia Indonesia (YTI/POPTI) cabang Yogyakarta dan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2012 dan 2013. Hasil isolasi DNA kemudian diamplifikasi menggunakan primer spesifik pada empat target sekuens gen HBB. Amplikon hasil PCR selanjutnya dianalisis dengan metode SSCP pada gel poliakrilamid. Interprestasi data dilakukan dengan mendeskripsikan pita hasil SSCP dengan membandingkan perbedaan jarak migrasi pita tunggal DNA individu terduga pembawa sifat β-thalassemia dengan individu normal. Hasil menunjukkan terdapat 18 individu terdeteksi mengalami mutasi pada daerah I gen HBB, 4 individu mengalami mutasi pada daerah II gen HBB dan 6 individu mengalami
mutasi pada daerah IV gen HBB. PCR-SSCP dapat digunakan sebagai metode uji
konfirmasi terhadap pemeriksaan hematologis pembawa sifat β-thalassemia.

Kata kunci: β-thalassemia, mutasi, skrining pembawa sifat, PCR-SSCP.

Silakan unduh di sini: DETEKSI MOLEKULAR PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA DI DI YOGYAKARTA

Skrining Pembawa Thalassemia

Materi ini disampaikan dalam acara “Sosialisasi Hasil Skrining Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Yayasan Thalassemia Indonesia/Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia cabang Yogyakarta di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta tanggal 29 Juni 2014.

Handout acara bisa diunduh di sini: Skrining Pembawa Thalassemia

DETEKSI MUTASI EKSON 2 GEN β-GLOBIN DAN DAERAH PENGAPITNYA PADA PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA DENGAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION-SINGLE STRAND CONFORMATION POLYMORPHISM (PCR-SSCP)

DETEKSI MUTASI EKSON 2 GEN β-GLOBIN DAN DAERAH PENGAPITNYA
PADA PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA DENGAN METODE POLYMERASE
CHAIN REACTION-SINGLE STRAND CONFORMATION POLYMORPHISM
(PCR-SSCP)

Priyambodo, Niken Satuti Nur Handayani

ABSTRAK

Thalassemia merupakan kelainan herediter dengan pola pewarisan autosomal resesif. Di Indonesia 10% penduduknya diduga merupakan pembawa sifat thalassemia. β-thalassemia memiliki angka prevalensi tertinggi di antara kelainan genetik terkait hemoglobin lainnya. Dari 96 peserta skrining thalassemia terdapat 21 individu yang menunjukkan indikasi pembawa sifat βthalassemia berdasarkan hasil pemeriksaan hematologis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan deteksi molekuler mutasi ekson 2 gen β-globin dan daerah pengapitnya dengan
metode polymerase chain reaction-single strand conformation polymorphism (PCR-SSCP) sebagai uji konfirmasi (confirmatory test) terhadap hasil pemeriksaan hematologis. Ekson 2 gen β-globin merupakan ekson dengan sekuens terpanjang pada gen β-globin. DNA setiap individu terduga pembawa β-thalassemia diisolasi dari sampel darah dan digunakan sebagai template untuk amplifikasi ekson 2 gen β-globin dan daerah pengapitnya. Individu dengan alel mutan akan
menunjukkan lebih dari dua pita DNA. Hasil PCR-SSCP menunjukkan diantara 21 individu tersebut di atas, terdapat 4 individu pembawa yang memiliki mutasi pada daerah yang diteliti.

Kata kunci: β-thalassemia, ekson 2, pembawa, deteksi mutasi, PCR-SSCP

 

Full paper silakan unduh: DETEKSI MUTASI EKSON 2 GEN β-GLOBIN DAN DAERAH PENGAPITNYA PADA PEMBAWA SIFAT β-THALASSEMIA DENGAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION-SINGLE STRAND CONFORMATION POLYMORPHISM (PCR-SSCP)