Silabus Semantik Bahasa Indonesia FKIP Unila

SILABUS

Mata Kuliah         :   Semantik  Bahasa  Indonesia

Komak/sks            :   KBS 218/3 sks

Deskripsi Singkat:  Semantik Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah wajib pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah berisi kajian terhadap makna bahasa, meliputi jenis makna, perubahan makna, dan hubungan tata makna bahasa Indonesia.

Kompetensi Baku:  Setelah mengikuti mata kuliah Semantik Bahasa Indonesia, mahasiswa dapat memiliki penahaman yang mendalam terhadap makna bahasa Indonesia serta dapat menerapkannya dalam kegiatan berbahasa dan pembelajaran bahasa Indonesia.

 

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

Pokok Bahasan (PB), SubPokok Bahasan (SPB)

Metode

Media/Alat

Bantu  Ajar

Waktu

Daftar

Pustaka

1

2

3

4

5

6

7

 

1.

 

Kompetensi Dasar

Setelah  menyelesai- kan  pokok bahasan tentang  Ihwal Semantik, mahasiswa dapat mengidentifikasikan semua ruang lingkup kajian

 

PB:

1. Ihwal  Semantik

 

SPB:

1.1 Pengertian  Semantik

1.2 Ruang Lingkup

Semantik

 

Dengan pendekatan SCL, digunakan metode yang variatif, seperti:

 

Buku teks dilengkapi dengan OHT

 

3 X 150 menit

 

Aminuddin, Semantik, hlm. 15–26

Djajasudarma, Fatimah, Semantik, hlm. 1—17

1

2

3

4

5

6

7

 

semntik serta manfaatnya dalam kehidupan berbahasa

 

 

Indikator

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa dapat:

1.1     menjelaskan

pengertian semantik;

1.2     mengemukakan rung

lingkup semantik

1.3     menjelaskan empat

tataran semantik

menurut JDP

1.4     mengemukkan jenis-

jenis semnatik

menurut Vehaar

1.5     menjelaskan

hubungan semantik

dan disiplin ilmu lain

1.6     menjelaskan manfaat

mempelajari semantik

bagi kegiatan

Berbahasa

 

 

1.3 Tataran Semantik (JDP)

1.4 Jenis Semantik (VR)

1.5 Semantik dan

Interdisipliner

1.6 Manfaat Pemahaman

Semantik

 

 

ceramah,  diskusi, dan simulasi

 

Parera, Jos Daniel, Teori Semantik, hlm. 1–32

Soetikno, I (John Lyons). Pengantar Teori Linguistik, hlm. 393

Verhaar, Asas-Asas Linguistik, hlm. 13 dan 385–388

 

 

 

 

1

2

3

4

5

6

7

2.

 

Kompetensi  Dasar

Setelah menyelesai-

kan pokok bahasan tentang Jenis dan Tipe Makna,  mahasiswa dapat mengidentifikasi makna beserta klasifikasinya

 

Indikator

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa dapat:

2.1 menjelaskan  pengertian makna secara istilah

2.2 mengidentifikasi semua jenis makna

2.3 menentukan contoh-contoh setiap  jenis makna dalam konteks berbahasa

2.4 mengemukakan kegunaan memahami jenis makna bagi kegiatan berkomunikasi

 

PB:

2.  Jenis dan Tipe

Makna

 

 

SPB:

2.1  Pengertian Makna

2.2  Jenis Makna

2.3  Tipe Makna

 

 

 

Ceramah

Sumbang Saran

Diskusi

 

 

 

Buku  Teks dilengkapi dengan OHT

 

 

4 X 150 menit

 

 

Aminuddin, Semantik, hlm. 77–93

Djajasudarma, Fatimah, Semantik 2, hlm. 6—17

Parera, Jos Daniel, Teori Semantik, hlm. 90–97

Soetikno, I (John Lyons). Pengantar Teori Linguistik, hlm. 427

Verhaar, Asas-Asas Linguistik, hlm. 389–393

 

 

 

 

 

 

 

 

1

2

3

4

5

6

7

 

2.5 mengidentifikasi makna demotasi dan konotasi dalam setiap kegiatan berbahasa

2.6 menjelaskan tipe makna beserta contoh-contohnya

2.7 mengemukakan hubungan jenis makna dan tipe makna

2.8 memberikan contoh

ragam makna dalam

pemakaian

         

3.

 

Kompetensi  Dasar

Setelah menyelesaikan pokok bahasan tentang  Perkembangan Makna, mahasiswa dapat menganalisis perkembangan makna, baik yang mengalami pergeseran ataupun perubahan makna

 

 

PB:

3. Perkembangan Makna

 

SPB:

3.1  Hakikat Pergeseran dan Perubahan Makna

3.2  Perubahan Makna

3.3  Pergeseran Makna

3.4  Pembatasan Makna

3.5  Sebab-sebab Pergeseran dan Perubahan Makna

 

Ceramah

Diskusi

Demonstrasi

 

 

 

Buku Teks, dikengkapi dengan OHT

 

 

3 X 150

menit

 

 

Aminuddin, Semantik, hlm. 130

Djajasudarma, Fatimah, Semantik 2, hlm. 62—78

Parera, Jos Daniel, Teori Semantik, hlm. 106–136

 

1

2

3

4

5

6

7

 

Indikator

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa dapat:

3.1 menjelaskan hakikat pergeseran dan perubahan makna

3.2 menjelaskan perubahan makna beserta macam-macamnya

3.3 mengemukakan pergeseran makna beserta contoh-contohnya dalam pemakaian berbahasa

3.4 mengemukakan contoh pembatas-an makna dalam  pemakaian

3.5 mengidentifikasi sebab-sebab terjadinya pergeseran dan perubahan makna

 

 

 

 

3.6  Proses yang Mengakibatkan Perubahan Makna

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1

2

3

4

5

6

7

 

3.6 menentukan proses yang menyebabkan terjadinya perubahan makna

3.7 mengidentifikasi konsekuensi pergeseran dan perubahan makna

         
 

4.

 

 

Kompetensi  Dasar

Setelah menyelesaikan pokok bahasan Hubungan Makna, mahasiswa dapat menganalisis setiap hubungan makna dalam pemakaian

 

Indikator:

4.1 menjelaskan  hakikat hubungan makna

4.2 mengemukakan empat prinsip hubungan makna beserta contohnya

4.3 menjelaskan dengan contoh klasifikasi sinonimi

 

PB:

4.  Hubungan Makna

 

SPB:

4.1  Hakikat Hubungan antarmakna

4.2  Prinsip

Hubungan

Makna

4.3  Sinonimi

4.4  Antonimi

4.5  Hipernimi dan Hiponimi

4.6  Penjaminan Makna

4.7   Homonimi

4.8  Polisemi

 

 

 

Ceramah

Diskusi

Sumbang Saran

 

 

Buku Teks, dikengkapi dengan OHT

 

 

2 X 150

menit

 

 

 

Aminuddin, Semantik, hlm. 110–123

Djajasudarma, Fatimah, Semantik 2, hlm. 80—83

Parera, Jos Daniel, Teori Semantik, hlm. 60–89

Soetikno, I (John Lyons). Pengantar Teori Linguistik, hlm. 438–452

Verhaar, Asas-Asas Linguistik, hlm. 394–396

1

2

3

4

5

6

7

   

4.4 mengemukakan jenis antonimi beserta contoh pemakaiannya

4.5 menunjukkan contoh hipernimi dan hiponimi dalam pemakaian berbahasa secara kontekstual

4.6 menjelaskan dengan contoh penggunaan homonimi dalam pemakaian berbahasa

4.7 menunjukkan contoh penggunaan polisemi dalam konteks berbahasa

4.8 mengidentifikasi perbedaan konsep homonimi dan polisemi berdasarkan konteks berbahasa

4.9  menjelaskan

konsep

penjaminan

makna dalam

Berbahasa

 

   

1

2

3

4

5

6

7

5.

 

Kompetensi  Dasar

Setelah menyelesai-

kan pokok bahasan Implikasi Teori Semantik dengan Pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah, mahasiswa dapat mengidentifikasi keterkaitan teori semantik dengan materi pembelajaran di sekolah (SD, SMP dan SMA)

 

Indikator

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, mahasiswa dapat:

5.1 mengidentifikasi  keterkaitan teori semantik yang telah dipelajari dengan materi pembelajaran Bhs. Ind. di SD

 

 

 

 

 

PB:

5.  Implikasi Teori Semantik dengan Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah

 

 

SPB:

5.1  Silabus MP Bahasa Indonesia SD

5.2  Silabus MP Bahasa Indonesia SMP

5.3  Silabus MP Bahasa Indonesia SMA

5.4  Teori Semantik

(silabus MK Semantik Bahasa Indonesia)

 

Ceramah

Diskusi

Sumbang Saran

Presentasi

 

Buku Teks, dikengkapi dengan OHT

 

 

2 X 150

menit

 

Silabus MP Bahasa Indonesia (KTSP) SD, SMP  dan SMA

 

 

1

2

3

4

5

6

7

 

5.2 mengidentifikasi  keterkaitan teori semantik yang telah dipelajari dengan materi pembelajaran Bhs. Ind. di SMP

5.3 mengidentifikasi  keterkaitan teori semantik yang telah dipelajari dengan materi pembelajaran Bhs. Ind. di SMA

5.4 menyusun materi pokok pembelajaran Bhs. Ind. yang terkait dengan teori semantik

 

         

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>