Saya diserang Tomcat!

Tidak terasa setahun sudah blog saya tidak diupdate. Maklum banyak urusan, dari urusan penting sampai urusan tidak penting :-P. Ok deh kita mulai lagi aktif menulis, mulai yang serius sampai tidak serius. Lah, ini blog UNila bu, pokoknya sharing pengetahuan dengan cara serius dan tidak serius. Semoga bermanfaat.

Hari ini saya akan bicara tentang serangga makhluk kecil yang menyerang saya, namanya Tomcat. Namanya ajaib tapi serangannya luar biasa. Luka yang ditimbulkan gatal, perih, sakit dan meninggalkan bekas luka seperti luka bakar di kulit. Bisa dilihat di Gambar salah satu serangannya, masih banyak serangannya di bagian tubuh yang lain :-(.

20150405_110331

 

Tomcat itu binatang apa sih?

Nah, saya pun penasaran untuk mencari tahu biatang apa dia. Setelah searching di internet tentang binatang ini saya pun menemukannya. Binatangnya kecil sekali seukuran semut tapi serangannya sangat menyakitkan.

 

Read more »

Perintah selanjutnya…

1. echo [options] [string, variables…]

Berfungsi untuk menampilkan text atau nilai sebuah variabel seperti contoh dalam tulisan sebelumnya.

-e Enable untuk perintah backslash (\)
\a alert
\b backspace
\n new line
\t horizontal tab
\\ backslash

contoh: $ echo -e “Hari ini adalah hari \a\t\tKamis\n”

2. Quotes (Tanda petik)

a. Tanda petik dobel (“   “) Semua tulisan dalam tanda petik dobel adalah karakter kecuali tanda \ dan $. Contoh: $ echo “Hari ini tanggal date” hanya akan mengeluarkan: Hari ini tanggal date, bukan diisi dengan tanggal hari ini.

b. Tanda petik satu ke belakang (`   `) contoh di atas diganti dengan tanda petik ke belakang akan tercetak tanggal hari ini. $ echo “Hari ini tanggal `date`”

3. Aritmatika

Perintah aritmatika yang digunakan dalam Linux sama dengan yang digunakan dalam bahasa pemrograman lainnya.

$ expr 1 + 3
$ expr 2 – 1
$ expr 10 / 2
$ expr 20 % 3 # sisa pembagian 20 dengan 3
$ expr 10 \* 3 # perintah perkalian menggunakan \* bukan * (ini yang agak berbeda)
$ echo `expr 6 + 3`

Selamat mencoba!

Belajar Pemrograman Shell Script: Script sederhana

Tidak ada Bahasa Pemrograman yang sempurna, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan bergantung untuk apa keperluannya. Bagi saya sendiri tujuan belajar shell script adalah untuk memberikan perintah yang kompleks pada sistem operasi Linux dengan lebih efisien. Pemrograman numerik yang memerlukan memori data yang besar dan waktu eksekusi lebih cepat masih menggunakan Bahasa Pemrograman klasik seperti Fortran.

Secara sederhana, shell script berisi perintah-perintah yang biasa digunakan dalam Linux tapi dengan cara lebih gaya :-) Shell script ini memungkinkan mengambil input dari user dan menampilkan hasilnya di layar. Shell script ini sangat berguna dalam penelitian saya manakala harus mengulang-ulang perintah yang sama dan menggabungkan hasil satu program ke program lainnya dalam basis Linux.

Variabel dalam Linux
Dalam memproses data di komputer, kita menyimpan data tersebut dalam memori komputer. Memori tersebut dibagi dalam lokasi-lokasi dengan alamat tertentu. Programmer harus memberi nama lokasi tersebut dengan nama variabel.

Ada 2 macam variabel dalam Linux, variabel sistem biasanya dituliskan dengan huruf besar semua dan variabel user. Cara mendeklarasikan variabel juga hampir sama: variablename=value
Harap diperhatikan, tidak boleh ada spasi!
Contoh:
$ x=10
artinya mengisikan angka 10 ke dalam variabel x

Contoh variabel sistem:

Variabel sistem Artinya
BASH=/bin/bash Nama shell
COLUMNS=80 No. kolom pada layar
HOME=/home/yanti Direktori home
LINES=25 No. baris pada layar
OSTYPE=Linux Nama sistem operasi
SHELL=/bin/bash Nama shell
USERNAME=yanti Nama orang yang sedang bekerja

 

Variabel User
Aturan penamaan variabel memiliki aturan yang hampir sama dengan penamaan dalam pemrograman komputer bahasa lain:

  1. Nama variabel harus dimulai dengan huruf atau underscore (_), diikuti dengan huruf lain
    atau angka;
  2. Jangan menggunakan spasi, seperti sudah dicontohkan di atas;
  3. Variabel adalah case-sensitive, huruf besar dan huruf kecil berbeda;
  4. Variabel kosong (NULL) tidak akan menghasilkan nilai;
  5. Jangan menggunakan karakter khusus seperti: ?, *, dll untuk nama variabel.

Menampilkan hasil variabel users
Untuk menampilkan isi sebuah variabel bisa menggunakan sintaks: $variablename
Contoh:

$ no=10
$ No=20
$ nO=30
$ echo $no
10
$ echo $No
20
$ echo $nO
30

Menulis shell script sederhana

Tiba ke bagian yang ditunggu-tunggu, menulis shell script! walaupun belum terlihat keren seperti shell script sebenarnya :-). Untuk mengedit isi shell script bisa menggunakan perintah cat namafile, vi editor, atau aplikasi editor lainnya misalnya TextEditor.

Contoh menggunakan perintah cat:

$ cat > contoh1
#
#Contoh membuat shell script
#http://staff.unila.ac.id/yanti.yulianti/
#
clear
echo "Hallo...."

Ketik Ctrl+D untuk menyimpannya.

Keterangan program di atas:

  1. cat > contoh1: membuat file contoh1;
  2. tanda # adalah menandakan semua tulisan di sebelah kanan tanda # adalah komentar yang tidak akan diterjemahkan dalam shell script;
  3. Perintah clear adalah membersihkan layar;
  4. echo “….” perintah menuliskan “…..” di layar.

Setelah membuat file contoh1, file tersebut tidak bisa langsung dieksekusi. Linux tidak akan membuat program yang bisa dieksekusi secara default. Maka kita harus memberikan perintah:

$ chmod +x contoh1

Untuk mengeksekusi berikan perintah:

$ ./contoh1

Selamat Mencoba!

Belajar Shell Script: Dasar-Dasar Perintah Linux

Ini bukanlah tulisan tentang tutorial pemrograman Linux, jadi jangan berharap setelah membaca tulisan di blog ini bisa langsung menjadi programmer Linux level jagoan. Untuk masuk ke tahap tersebut harus belajar dan membaca buku pemrograman Linux tingkat lanjut.

Ini hanyalah jurnal tentang hal-hal yang sedang saya pelajari yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan dan mengharuskan saya membuat program shell script. Walaupun entah diterima entah tidak proposal tahun ini :-(, tapi penelitian harus berjalan terus dan tidak seharusnya berhubungan dengan masalah dana. Pada bagian 1 ini hanya akan dijelaskan perintah-perintah yang banyak saya gunakan dalam menggunakan Linux.

Linux Shell

Linux adalah sistem operasi komputer yang banyak digunakan selain sistem operasi lain misalnya Windows. Linux memiliki banyak varian: Red Hat, Ubuntu, Debian, Suse dll. Sistem yang saya gunakan adalah Linux Ubuntu. Linux Shell adalah bahasa pemrograman yang menerjemahkan bahasa manusia ke bahasa komputer dalam sistem operasi Linux. Komputer hanya mengerti bahasa biner, yaitu angka 0 dan 1, sehingga diciptakanlah bahasa pemrograman yang memudahkan komunikasi manusia dengan komputer.

Shell script yang saya gunakan adalah BASH (Bourne-Again Shell), selain BASH dikenal jugan CSH atau KSH. BASH ini bertugas menerjemahkan perintah yan kita berikan menjadi bahasa biner dalam Linux kernel.

Read more »

Persian Dance

Apakah ada yang tahu kalau orang Iran itu bukan orang Arab dan tidak berbicara Bahasa Arab? Saya yakin banyak yang tidak tahu :-). Seperti juga kalau saya ke luar negeri saya selalu dikira orang Malaysia, “Are you Malaysian?”. Agak sebel juga, tapi mau bagaimana lagi Malaysia rupanya lebih terkenal daripada Indonesia. Menurut orang yang tidak tahu persis Malaysia dan Indonesia pasti bingung membedakannya.

Begitu pun antara Arab dan dan Persia (Iran) karena mereka sama-sama disebut orang Timur Tengah. Tapi sebenarnya mereka memliki bahasa dan kebudayaan yang berbeda. Orang Arab (keturunan Arab) berbicara bahasa Arab, orang Iran  berbicara bahasa Persia/Farsi. Mereka juga memiliki kebudayaan yang berbeda. Mempelajari seni tari berarti mempelajari kebudayaan setempat. Bangsa Persia sebenarnya bukan hanya bangsa Iran, tetapi meliputi Afganistan, Tazikistan dll. Tapi sebagian besar orang Persia adalah orang Iran.

Tarian Arab disebut juga raq sarqi, atau lebih dikenal belly dance (diterjemahkan di Indonesia menjadi tari perut). Tari perut pada awalnya adalah tarian sosial di kalangan perempuan saja, bukan untuk menghibur kaum laki-laki. Pada Golden era, masuklah pengaruh Barat ke Mesir dan mengubah raq sarqi memakai kostum jinni, sexy menggoda. Tarian ini pun kemudian menyebar ke seluruh dunia seperti yang kita kenal sekarang. Karakter tarian ini menghentak dengan banyak menggerakkan pinggul, musik beat dan wajah selalu dipasang tersenyum bahagia. Kecuali sekarang dikenal adanya baladi dan tarab untuk tarian dengan lirik dan ekspresi selain tersenyum bahagia.

Banyak orang yang bingung menyamakan tarian Arab dengan  tarian Persia. Karakter tarian Persia (Persian dance) sangat berbeda dengan tarian Arab, tariannya banyak menggunakan tangan. Prinsipnya kita melukis dengan tangan dan jari-jari, sedikit sekali menggerakkan pinggul, sangat lembut dan penuh ekspresi.

Pakaian yang dikenakan untuk menari masih belum tercemar gaya berpakaian budaya barat. Walaupun demikian, tarian Persia dilarang ditampilkan di tempat umum di Iran setelah revolusi Iran. Menari dianggap kegiatan yang diharamkan dan penari adalah profesi tidak dihormati. Tarian ini sangat langka, tidak banyak orang yang mempelajari dan menguasainya, beruntung saya bisa mempelajarinya. Musik yang digunakan untuk menari tidak perlu beat menghentak, tapi juga bisa lembut dan mengharu biru.

One day I will show you my Persian dance performances (I hope)  :-)