{"id":475,"date":"2025-04-14T20:30:11","date_gmt":"2025-04-14T13:30:11","guid":{"rendered":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/?p=475"},"modified":"2025-04-15T22:44:32","modified_gmt":"2025-04-15T15:44:32","slug":"who-is-he","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/2025\/04\/14\/who-is-he\/","title":{"rendered":"Who is He?"},"content":{"rendered":"<p>Semangat itu belum padam, masih menyala dan bergelora dalam diri. Perlu ruang. Melalui tulisan singkat ini, saya berharap dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca. Saya menjadi tetarik dengan <em>Speech<\/em> berbahasa Inggris. Seperti tulisan ini, saya terinspirasi oleh salah satu tokoh dunia yang sangat menginspirasi.<\/p>\n<p>Tidak tau mengapa beberapa minggu ini beranda pada akun media sosial saya berseliweran orang terkaya di Negeri Tirai Bambu ini. Lusinan video speechnya semua sudah begaris merah, menjandi teman sebelum rehat malam. <em>Yes, he is Jack Ma.<\/em><\/p>\n<figure id=\"attachment_476\" aria-describedby=\"caption-attachment-476\" style=\"width: 855px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-476 size-full\" src=\"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/04\/JACK-MA.jpg\" alt=\"\" width=\"855\" height=\"512\" srcset=\"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/04\/JACK-MA.jpg 855w, https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/04\/JACK-MA-300x180.jpg 300w, https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/04\/JACK-MA-768x460.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 855px) 100vw, 855px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-476\" class=\"wp-caption-text\">Jack Ma. Photographer: Jason Alden\/Bloomberg<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dalam salah satu kutipan inspiratifnya, Jack Ma mengatakan, &#8220;<em>Today is difficult, tomorrow is more difficult, the day after tomorrow is beautiful. But most people die tomorrow evening<\/em>.&#8221; Kutipan ini tidak hanya menyemtuh sisi filosofis kehidupan, tetapi juga menggambarkan realitas keras yang siring kali dihadapi oleh banyak orang.<\/p>\n<p>Di dunia ini, tantangan terasa begitu nyata setiap hari. Hari ini mungkin kita menghadapi masalah yang sulit, mungkin pekerjaan berat, masalah keuangan, atau konflik personal yang membebani pikiran.<\/p>\n<p>Namun, Jack Ma mengajarkan bahwa besok akan menjadi lebih sulit lagi. Ini mungkin mencerminkan perasaan bahwa masalah tidak pernah berhenti datang. Setidaknya begitu yang pernah saya alami.<\/p>\n<p>Namun, yang paling menarik dari kutipan ini adalah bagian terakhir: &#8220;<em>Most people die tomorrow evening<\/em>.&#8221; Hal ini mengingatkan kita di mana banyak orang tidak sampai pada hari indah itu karena menyerah dan kalah.<\/p>\n<p>Pesan pada kutipan ini mengandung sebuah harapan. Hari setelah besok bisa menjadi indah jika kita mampu melewati cobaan-cobaan saat ini dengan bijak. Ini membutuhkan ketekunan, ketabahan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terus-menerus.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, mari kita renungkan arti sebenarnya dari kutipan ini dalam kehidupan kita sendiri. Bagaimana kita menghadapi tantangan hari ini, mengantisipasi yang akan datang. Ada &#8216;hari yang indah&#8217; yang selalu ada di masa depan, meskipun di tengah kesulitan yang ada saat ini. Kita harus kerja keras, kerasnya keadaan adalah sebagai pembelajaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semangat itu belum padam, masih menyala dan bergelora dalam diri. Perlu ruang. Melalui tulisan singkat<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":476,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,1],"tags":[],"class_list":["post-475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nalar-kritis","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=475"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":488,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475\/revisions\/488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/media\/476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}