{"id":617,"date":"2025-06-03T10:25:26","date_gmt":"2025-06-03T03:25:26","guid":{"rendered":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/?p=617"},"modified":"2025-06-03T10:27:59","modified_gmt":"2025-06-03T03:27:59","slug":"ft-bukan-sirkuit-stop-kebisingan-knalpot-brong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/2025\/06\/03\/ft-bukan-sirkuit-stop-kebisingan-knalpot-brong\/","title":{"rendered":"FT Bukan Sirkuit: Stop Kebisingan Knalpot Brong"},"content":{"rendered":"<p>Minggu yang lalu selepas solat Ashar, saya mendapati mahasiswa melajukan motornya dengan suara yang bising. Seketika itu Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan (WD3) yang baru meninggalkan masjid menghentikan mahasiswa tersebut.<\/p>\n<p>Saya mendengar langsung interograsinya, WD 3 berupaya mencari tahu mengapa mahasiswa masih saja mahasiswa mengabaikan kebijakan ini. Padahal sudah jelas keberadaan motor dengan knalpot brong suaranya sangat mengganggu.<\/p>\n<p>Ketegangan sempat terjadi ketika WD 3 melakukan teguran. Setelah melakukan tindakan tegas dan terukur serta membuat surat pernyataan, akhirnya mahasiswa tersebut pergi dengan menuntun motornya keluar dari lingkungan <a href=\"http:\/\/eng.unila.ac.id\">Fakultas Teknik<\/a><\/p>\n<figure id=\"attachment_618\" aria-describedby=\"caption-attachment-618\" style=\"width: 604px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-618 size-full\" src=\"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/06\/Brong.jpg\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"350\" srcset=\"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/06\/Brong.jpg 604w, https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-content\/uploads\/sites\/24\/2025\/06\/Brong-300x174.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-618\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi (sumber: mitrapol.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Fenomena knalpot brong di lingkungan <a href=\"http:\/\/eng.unila.ac.id\">Fakultas Teknik<\/a> memang menjadi perhatian serius akhir-akhir ini. Suara bising yang dihasilkan tidak hanya mengganggu ketenangan, tetapi juga kenyamanan seluruh civitas akademika di sekitarnya.<\/p>\n<p>Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari knalpot brong oleh pimpinan Fakultas, tapi ada saja mahasiswa yang tampaknya masih kucing-kucingan dengan petugas keamanan.<\/p>\n<p>Kejadian diatas merupakan satu dari beberapa tangkap basah mahasiswa dengan motor knalpot brong di lingkungan teknik. Wajar saja kalau manajemen sudah mulai geram dengan prilaku mahasiswa ini.<\/p>\n<p>Dalam konteks ini, penting bagi kita untuk memahami bahwa kenyamanan lingkungan belajar sangat berpengaruh pada konsentrasi dan produktivitas seluruh sivitas akademis.<\/p>\n<p>Upaya-upaya penegakan disiplin yang konsisten harus ditingkatkan. Kemudian tindakan preventif seperti pengawasan ketat dan sosialisasi tentang dampak negatif dari knalpot brong juga harus terus digaungkan.<\/p>\n<p>Hal ini tidak hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk mengedukasi mahasiswa tentang pentingnya etika lingkungan dan dampak sosial dari perilaku mereka.<\/p>\n<p>Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan belajar yang lebih kondusif dan nyaman bagi semua pihak di Fakultas Teknik.<\/p>\n<p>Semoga dengan kesadaran bersama dan kerjasama yang baik, kita dapat mengatasi fenomena knalpot brong ini dan menciptakan lingkungan akademik yang lebih harmonis dan produktif Fakultas Teknik.<\/p>\n<p>Pada akhir tulisan ini, saya mengajak pada semua masayarakat di <a href=\"http:\/\/unila.ac.id\">Universitas Lampung<\/a> terutama di Fakultas Teknik mari bersama-sama untuk menjadi pelopor untuk mendukung kebijakan Fakultas Teknik tanpa Knalpot Brong dengan cara menegur serta melaporkan pada satuan pengaman masing-masing.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Minggu yang lalu selepas solat Ashar, saya mendapati mahasiswa melajukan motornya dengan suara yang bising.<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":618,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,2,4,1],"tags":[],"class_list":["post-617","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-info-fakultas-teknik","category-info-kampus","category-nalar-kritis","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/617","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=617"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/617\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":621,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/617\/revisions\/621"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/media\/618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=617"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=617"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/staff.unila.ac.id\/erwanto\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=617"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}