Minggu kemarin ada mahasiswa yang konsultasi dengan saya mengenai keterlambatan pengisian KRS. Kasus seperti ini sudah yang kesekian kali saya jumpai pada mahasiswa Fakultas Teknik. Masih ada saja mahasiswa yang belum paham sepenuhnya tentang hal ini.
Yok kita spil..
Adik-adik mahasiswa Universitas Lampung yang saya cintai dan saya sayangi, beberapa tahun terakhir pengisian KRS wajib dilakukan pada semester berjalan. Nilai perkuliahan tidak bisa disimpan untuk dimasukan dalam semester berikutnya. Hal ini dikarenakan semua matakuliah yang diambil oleh mahasiswa harus disetorkan di PD Dikti untuk menghindari adanya nilai atau mahasiswa siluman hehe..

Kasus yang terjadi adalah ketika mahasiswa belum bisa melakukan pengisian KRS karena belum melakukan pembayaran UKT tetap mengikuti kuliah. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan tapi dengan syarat mahasiswa harus menyelesaikan sebelum semester berakhir.
Sederhananya secara sistem mahasiswa tidak terdaftar sebagai peserta kelas, tetapi secara kehadiran tetap diakui sehingga ketika sudah bisa melunasi UKT mahasiswa mengisi KRS selanjutnya dosen akan memasukan nilai dalam KHSnya.
Masalah muncul ketika semester telah berakhir, tetapi mahasiswa belum melakukan pembayaran sehingga tidak ada nilai yang bisa dimasukan. Tentu mahasiswa akan merugi, tagihan tetap harus diselesaikan tetapi mahasiswa tidak bisa buka KRS. Mahasiswa harus membuka KRS pada semester berikutnya, yang artinya harus membayar UKT lagi.
Fenonomena ini hampir sama dengan pinjaman yang berbunga, keterlambatan UKT akan dikenakan sanksi yang diatur dalam SK Rektor nomor 1375/UN26/KU/2023. Setiap semester tagihan baru akan muncul, tentu ini akan berat ketika tunggakan semeseter sebelumnya belum dapat diselesaikan. Ditambah lagi progres akademik mahasiswa tidak ada (tidak diakui secara sistem) yang akan berefek domino.
Jawaban dari judul tulisan ini adalah, TIDAK BISA. Kemungkinan bisa ya mungkin saja bisa, tapi percayalah jika memang bisa butuh proses yang panjang dan super ribet yang banyak menghabiskan energi.
Penutup.
Bagi mahasiswa yang mengalami kendala keuangan, baiknya segera konsultasikan ke Pembimbing Akademik, Ketua Program Studi atau Ketua Jurusan atau boleh ke saya pada awal-awal semester. Tentu bukan bantuan berupa talangan dana (walaupun beberapa kasus pernah), tetapi kami akan berupa mencarikan solusi yang win win solution. Jangan menunda sampai akhir semester atau malah setelah menumpuk baru disampikan sebelum masalahnya membesar.
Selamat malam.