04/30/2026
WhatsApp Image 2025-04-15 at 22.33.54

Beberapa waktu lalu, secara tak sengaja saya menemukan sebuah majalah lama saat merapikan lemari di Gudang belakang rumah kami. Tampak garis putih bekas lipatan, beberapa halamannya sudah lepas, namun judul besar di sampulnya langsung membangkitkan memori lama: Cool ‘n Smart (CnS) edisi tahun 2007.

Seketika, perasaan nostalgia menyeruak. Rasanya seperti menemukan potongan masa lalu yang sempat terlupakan.

Majalah ini adalah salah satu media yang mewarnai masa tunbuh saya. Dengan gaya khas anak muda, CnS tampil berbeda dengan balutan basasa Inggris yang ringan dan mudah dipahami.

Majalah Cool ‘n Smart Edisi April 2007 (Foto: Erwanto)

Tanpa kita sadari waktu itu, sesungguhnya majalah ini bisa menjadi media belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan, jauh sebelum era aplikasi belajar bahasa menjamur seperti sekarang.

Membuka halaman demi halaman, saya teringat betapa dulu saya sering menandai artikel favorit, mencoba meniru gaya berpakaian para model remaja di dalamnya. Walau kurang ramah di kantong, selalu ada saja alasan untuk terus membelinya.

Kini, lebih dari satu dekade berlalu, saya menyadari betapa berartinya keberadaan majalah seperti CnS saat itu. Di zaman ketika media sosial belum mendominasi, CnS adalah jendela kecil yang memberi pandangan luas tentang dunia luar, sambil tetap terasa dekat dan akrab.

Rasanya tidak habis kata untuk menuliskannya, menemukan ini seakan menjadi pengingat bahwa masa remaja adalah masa penuh warna dan semangat belajar yang tinggi. Meskipun kini majalah cetak seperti ini sudah jarang ditemukan, kenangannya tetap hidup. Dan siapa sangka, nostalgia dari selembar majalah lama bisa membawa semangat baru untuk terus belajar dan berkembang, even thought sudah thirty seven years old.