04/30/2026
Kuning dan Oranye Sederhana Bersih Digital Permainan Tebak Gambar yang Diperbesar Itu Seru Presentasi

Tulisan ini mengalir saja tanpa konsep, mudah-mudahan bisa dipahami dengan mudah hehe…

Mahasiswa sering sekali mengabaikan Kartu Rencana Studi (KRS) kosong begitu saya. Mereka beranggapan bahwa tidak masalah meninggalkan KRSnya kosong yang penting mengikuti perkuliaan dan laporan pada dosennya. Oo… oo… tidak sesederhana itu Ferguso…

Maksud saya, tidak untuk mengecilkan atau membuat risau dengan kondisi bahwa memang keaadannya belum ada dana untuk menyelesaikan kewajiban UKT. Tapi baiknya memang harus dikonsultasikan pada Pembimbing Akademik (PA), Ketua Jurusan (Kajur) atau bisa langsung konsultasi ke loket keuangan Dekanat Fakultas atau opsi mudah bisa tinggalkan komentar pada tulisan ini ( mudah-mudahan fast respon). Mengapa?

Ilustrasi pengisian KRS

Jadi prinsipnya KRS itu baru bisa diisi setelah bayar UKT, hasil dari KRS disebut dengan Kartu Hasil Studi (KHS). Jadi walaupun faktualnya mengikuti kegiatan belajar di ruang kelas, tapi jika tidak buka KRS maka nilainya tidak dapat dimasukan dalam KHS. Progres kegiatan administrasi akademik tidak ada, alias nol.

Walaupun beberapa caseĀ menyebutkan bahwa nilai dapat disikan pada semester berikutnya ketika sudah bayar UKT dan mengisi KRS, tapi tentu saja mahasiswa harus bayar UKT lagi pada semester tersebut hanya untuk sekedar mengisikan nilai. Pengisianya KRS pada siakadu bisa klik disini

Ilustrasi sederhana dapat dijelaskan dibawah ini

Misalkan pada semester 3 mahasiswa belum bayar (tidak bisa isi KRS) tetapi ikut kuliah (misalnya ambil 21 SKS. Pada situasi ini mahasiswa tetap mempunyai kewajiban (hutang tagihan UKT). Jika mahasiswa tidak bisa membayar UKT artinya KRS kosong, dan nilainya juga tidak bisa diinput pada semester tersebut. Kemudian pada semester 4, mahasiswa baru bisa membayar artinya akan ada 2 tagihan (semester 3 dan 4). Pada semester 4 mahasiswa mengisi KRS matakuliah pada semester 3. Artinya selama 2 semester hanya diakui secara administrasi akademik progres belajarnya pada semester 3 saja padahal pembayaran/ tagihan UKTnya 2 semester.

Lalu bagaimana jika betul-betul ada kendala ekonomi sehingga belum bisa bayar sedangkan tetap ingin kuliah supaya tidak tertinggal materi?

Ya, jawabannya silahkan konsultasikan ke PA, Kajur, loket keuangan, atau saya bisa hehe… tapi tidak bisa dipublis secara terbuka karena ini terkait kebijakan pimpinan. Terpenting, jangan meninggalkan Semester bejalan kosong begitu saja jika tidak ingin rugi 2 kali. Semoga kita semua diberikan kemudahan dalam menimba ilmu di Fakultas Teknik Universitas Lampung yang kita cintai ini

Fakultas Teknik Be Strong and Excelent.

Pamit undur diri. Salam hangat