05/04/2026
Screen Shot 2021-04-21 at 08_11_59

Dikutip dari laman Kemendikbud.go.id Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah sebuah inovasi yang dibuat oleh Kemendikbudristek dan diluncurkan sebuah kebijakan untuk mentransformasi sistem Pendidikan tinggi di Indonesia untuk menghasilkan lulusan yang lebih relevan.

Sedangkan Studi Independen merupakan sebuah bentuk dorongan kebijakan Kampus Merdeka yang mendorong Perguruan Tinggi (PT) untuk menjalankan program MBKM secara mandiri. Dalam bentuk implementasi MBKM mandiri, PT menyelenggarakan, mendanai, dan mengeksekusi program MBKM-nya tanpa intervensi dari Kemendikbudristek. Tujuan MKBM mandiri adalah untuk membantu sebanyak-banyaknya mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus demi persiapan karir di masa depan.

Ringkasnya, mahasiswa bisa belajar di kampus lain dan tetap diakui secara akademik di kampusnya sendiri. Mahasiswa juga bisa magang atau belajar pada institusi  non kampus (perusahaan, kantor, balai, dll). Pada MBKM mekanisme dan teknisnya diatur oleh kementrian Kemendikbut, sedangkan Studi Independen mekanismenya diatur mandiri oleh Universitas/ Fakultasnya masing-masing.

Dengan program ini mahasiswa Unila bisa belar di kampus yang ada di Jawa (UI, ITB, UGM, Unibraw, dll) tanpa harus memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Kampus tujuan. Mahasiswa bisa merasakan atmosfer belajar pada kampus di seluruh Indonesia. Mahasiswa juga bisa merasakan magang pada perusahaan besar, bahkan tak sendikit juga mendapatkan uang saku. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi laman resmi unila https://www.unila.ac.id/ atau klik disini

Berikut gambaran singkat perbedaan MBKM dan Studi Independen disadur dari laman kemendikbud:

Tankapan layar dari laman Kemendikbud

Penutup pada tulisan saya ini:

Adik-adik mahasiswa jangan takut, jangan menjadi yang biasa-biasa saja. Lakukankan banyak hal ketika masih ada kesempatan dan kemudahan. Pasang rencana sekarang pada semester depan kalian mau ke Kampus atau Perusahaan mana.

Regards,