3.5
Kerja Praktek (KP) atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu matakuliah wajib mahasiswa program Diploma dan Sarjana. Meskipun hal ini penting untuk pengembangan keterampilan praktis dan pengalaman lapangan, banyak mahasiswa menghadapi tantangan serius dalam menyelesaikan KP mereka. Tantangan ini sering kali dapat berujung pada pemberhentian atau Drop Out (DO). Ngeri bukan…

Dari pengalaman penulis dan beberapa diskusi dengan mahasiswa yang kurang beruntung karena DO di Fakultas Teknik, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut. Salah satu faktor utama yang menyebabkan mahasiswa tersandung dengan KP adalah kesulitan dalam menemukan tempat praktek yang sesuai.
Proses mencari tempat KP yang cocok sering kali memerlukan waktu dan usaha yang tidak mudah. Persaingan yang ketat di antara mahasiswa untuk mendapatkan tempat praktek yang sesuai bisa membuat beberapa mahasiswa kesulitan untuk mendapatkan kesempatan tersebut.
Belum lagi kurangnya dukungan dari pembimbing di lapangan maupun dari kampus dalam menyelesaikan tugas-tugas KP tersebutm. Ketika mahasiswa menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan KP, ini sering kali menimbulkan stres dan tekanan tambahan.
Berbeda dengan mata kuliah biasa yang berlangsung di kelas, KP memerlukan persiapan matang untuk menyelesaikan beban 2-3 SKS. Jika mahasiswa tertinggal di mata kuliah biasa, mereka dapat mengejarnya dengan mengambil mata kuliah tersebut di semester berikutnya, meskipun harus sendiri. Namun, KP biasanya dilakukan bersama teman seangkatan, sehingga sulit untuk dilaksanakan sendirian.
Point penting pada penutup tulisan saya ini.
Jadwalkan pengambilan matakuliah Kerja Praktek dengan matang. Jika ada dua pilihan matakuliah biasa dulu atau Kerja Praktek, maka saran saya dahulukan yang mata kuliah Kerja Praktek bersama rekan seangkatan. Dukungan teman seangkatan ini sangat penting, bahkan separuh modal kalian. Waktu ideal pengambilan matakuliah ini adalah pada semester 4-7.
3.5